5 Cara Mudah Cepat Hamil Setelah Kuret

5 Cara Mudah Cepat Hamil Setelah Kuret

Hamil setelah kuret - via wp.com

Hamil setelah kuret – via wp.com

Kuretasi atau biasa disebut kuret adalah operasi rahim untuk masalah reproduksi wanita. Banyak sekali permasalahan yang bisa ditangani oleh kuret. Sebut saja masalah menstruasi, kontrasepsi, dan polip. Namun, istilah ini lebih dikenal untuk prosedur pengangkatan isi rahim karena keguguran.

Kuret untuk masalah keguguran biasanya menggunakan peralatan logam yang berfungsi untuk meregangkan rongga rahim. Kemudian, dokter akan memasukkan batang logam lainnya yang berbentuk cekung. Logam cekung inilah yang akan mencapai isi rahim dan mengangkatnya. Jadi, tidak diperlukan pembedahan sama sekali untuk operasi yang satu ini.

Meskipun tidak dilakukan prosedur pembedahan, ada banyak wanita yang mengeluhkan susah hamil setelahnya. Ditambah lagi, haid yang munculnya tidak teratur. Otomatis, masa subur atau ovulasi pun tak bisa diprediksi untuk merencanakan kehamilan kembali. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan agar wanita dengan riwayat kuret segera hamil? Berikut ini adalah 5 cara mudah cepat hamil setelah kuret!

1. Fokus pada Pemulihan

Pertama-tama, Anda jangan buru-buru ingin hamil setelah kuret. Langkah paling awal usai kuret adalah fokus pada pemulihan Anda. Biasanya, Anda akan merasakan perut yang keram dan perdarahan atau sekedar flek. Karena itulah, tubuh Anda belum siap untuk segera mengandung lagi.

Diperlukan waktu sekitar dua sampai tiga bulan untuk hamil setelah kuret. Ini karena kerja hormon Anda belum normal dan haid pun belum berjalan secara teratur. Jangan berhubungan seksual dulu. Ikuti saran pengobatan dokter sampai gejalanya hilang dan Anda dinyatakan siap untuk merencanakan kehamilan.

Lagi program hamil? Download ebook cara menghitung masa subur ini untuk perhitungan masa subur yang lebih akurat dan positif hamil lebih cepat.

2. Lakukan Pencatatan pada Grafik Ovulasi

Sambil menunggu tubuh Anda pulih, tidak ada salahnya melakukan pencatatan masa subur. Dengan grafik ovulasi misalnya. Dengan ini, Anda akan cepat mengetahui kapan haid Anda berjalan normal dan teratur.

Mulailah dengan mengukur suhu basal tubuh sebangun tidur, yaitu sebelum bangkit dengan posisi duduk di kasur. Selepas itu, melangkahlah ke kamar mandi untuk buang air kecil dan cek lendir serviks Anda. Jika lendir serviks berwarna dan bertekstur layaknya putih telur mentah, bisa jadi itulah tanda kembalinya periode Anda.

3. Konsumsi Makanan Bergizi dan Jalani Gaya Hidup Sehat

Supaya ovulasi cepat kembali, alangkah baiknya tetap mempertahankan gaya hidup dan pola makan yang sehat. Perbanyak konsumsi sayur, buah, serat, dan protein. Semua itu baik untuk mempersiapkan rahim agar siap huni. Imbangi pula dengan olahraga yang ringan mengingat Anda masih memulihkan diri.

Menjalani gaya hidup sehat dapat dijalani dengan menjauhi alkohol, rokok, dan rasa candu terhadap obat-obatan terlarang. Jika sebelumnya anda terbiasa minum kopi atau apapun yang mengandung kafein, kurangilah sedikit demi sedikit agar kadarnya tidak mempengaruhi hormon reproduksi. Lebih lengkap lagi kalau Anda melengkapi asupan asam folat agar bayi selanjutnya tidak terlahir cacat.

4. Hindari Stres

Stres adalah penyakit yang sangat mudah menimpa masyarat modern masa kini. Tapi mau tidak mau, stres ini harus dihindari. Sebab kehadirannya tak hanya memunculkan penyakit, melainkan juga menurunkan kesuburan Anda dan suami.

Untuk menghilangkan trauma yang dialami istri pasca keguguran, ide berlibur bisa dilakoni. Menginap di daerah pegunungan atau pantai, misalnya. Selain memberikan suasana baru, Anda bisa menyerap energi positif dari alam. Hubungan Anda dan suami pun lebih akrab lagi.

5. Lakukan Pemeriksaan

Untuk mengetahui apakah Anda dan suami sudah siap untuk hamil lagi, tidak ada salahnya menjalani pemeriksaan pada dokter. Misalnya, tes darah dan tes kromosom. Tes darah yang dimaksud adalah tes darah untuk mengetahui bagaimana kekebalan tubuh Anda, sekaligus memprediksi apakah kadar hormon sudah kembali seperti semula.

Sedangkan, tes kromosom dilakukan untuk mengetahui kesiapan kromosom pasangan suami istri untuk rencana kehamilan berikutnya. Selain itu, potensi-potensi kelainan pada anak (cacat atau down syndrome) juga bisa diketahui lebih dini dan diatasi.

Jika Anda adalah wanita dengan riwayat kuretasi, jangan terlalu lama larut dalam kesedihan ya! Ingat! Selama usia Anda masih subur, masih ada kesempatan untuk memiliki momongan lagi. Maka dari itu, segeralah ubah gaya hidup lama Anda ke gaya hidup yang lebih sehat. Jangan abaikan pula langkah-langkah pemulihan kuret dan meningkatkan peluang kehamilan di atas. Tetap semangat!