6 Alasan Wajib Menurunkan Berat Badan Sebelum Rencana Kehamilan

6 Alasan Wajib Menurunkan Berat Badan Sebelum Rencana KehamilanHalo, calon ibu! Menjaga berat badan agar tetap sehat jelang kehamilan adalah syarat supaya kesuburan tetap prima. Dengan berat badan yang sehat, segala sistem dalam tubuh akan berlangsung dengan baik dan lancar. Tak terkecuali dengan sistem reproduksi Anda.

Lalu, apakah Anda memiliki problem kegemukan dan sudah menjalankan program penurunan berat badan (seperti diet atau olahraga) di masa perencanaan kehamilan? Jika Anda masih ragu, enam alasan dari akuinginhamil.com berikut ini dapat meyakinkan kalau sekarang adalah saat tepat mencapai berat badan sehat demi mendapat momongan!

1. Dengan menurunkan berat badan, Anda yang siklusnya tak rutin berpeluang besar untuk hamil

Berat badan Anda sangat bisa mempengaruhi peluang kehamilan, apalagi jika siklus menstruasi kurang normal (tidak rutin dan tidak teratur). Jika siklus Anda terjadi setiap 28 hari atau sekitarnya, kemungkinan besar ovulasi tidak akan terganggu. Namun jika siklus Anda memiliki selisih sangat banyak dengan angka tersebut, ovulasi Anda bisa rancu waktunya dan peluang untuk hamil juga kurang mudah.

2. Menurunkan berat badan akan mengembalikan keseimbangan hormon

Pada banyak kasus, beberapa wanita yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas mengalami ketidakseimbangan hormon. Kondisi hormon yang seperti ini bisa mempengaruhi siklus menstruasi dan mencegah ovulasi. Kehamilan pun akan jadi lebih sulit.

3. Banyak wanita bertubuh gemuk mengalami sindrom ovarium polikistik

Seperti dikutip dari laman babycenter.com, ada banyak wanita dengan bertubuh gemuk mengalami sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovarium syndrome (PCOS). Kemungkinan ini bisa disebabkan oleh ovarium yang tidak memproduksi cukup hormon untuk merangsang sel telur agar matang dan dilepaskan dari folikel. Akibatnya, sel telur akan tetap tertahan dalam folikel.

4. Berat badan yang sehat akan membuat insulin tetap normal

Merujuk pada poin nomor tiga, jika sindrom ovarium polikistik sudah melanda, maka hormon insulin akan meningkat jumlahnya pada tubuh. Jika dalam kondisi normal, insulin akan membantu tubuh dalam menyimpan dan menggunakan zat gula dan pati dari makanan menjadi energi. Namun dalam kasus sindrom ovarium polikistik, insulin berlebih akan membuat tubuh melepaskan kelebihan hormon menjadi hormon pria. Hormon ini disebut dengan androgen. Gawatnya, androgen dapat mengganggu ovulasi dan menyebabkan Anda sulit hamil.

5. Program bayi tabung bahkan tidak cukup membantu kesuburan jika berat badan belum sehat

Meskipun teknologi sudah canggih dalam membantu pembuahan sel telur dan sperma, tak ada artinya pula jika berat badan Anda tidak sehat. Sejumlah peneliti turut menunjukkan bahwa wanita yang kelebihan berat badan akan susah mempunyai momongan dengan program bayi tabung atau in vitro fertilisation (IVF). Pasalnya, berat badan berlebih dapat mempengaruhi kemampuan embrio ketika ditanamkan dalam rahim.

6. Hanya perlu menurunkan berat badan sedikit saja, kesuburan Anda akan maksimal

Kabar baiknya, menurunkan berat badan sedikit saja untuk kehamilan dapat secara dramatis meningkatkan peluang hamil. Proses hamil selama 9 bulan pun akan berlangsung lebih sehat dan lancar. Beberapa sumber menyatakan, Anda hanya perlu menurunkan 5% saja dari keseluruhan berat badan Anda sekarang dan kehamilan tidak akan lama lagi.

Sebelum menurunkan berat badan, Anda bisa melihat indeks massa tubuh (Body Mass Index). Indeks ini bisa memperkirakan rasio berat badan dan tinggi badan Anda dengan rumus berat badan (dalam satuan kilogram) dibagi kuadrat tinggi badan (dalam satuan meter). Jika hasil pembagian tersebut ada dalam kisaran angka 19-25, maka berat badan Anda masih dianggap ideal. Bila hasilnya lebih dari 25, inilah saatnya menurunkan berat badan.

Segeralah kunjungi dan berkonsultasi dengan dokter. Utarakan keinginan Anda untuk menurunkan berat badan karena ingin merencakan kehamilan. Serta, jangan lupa tanyakan cara terbaik untuk menurunkan berat badan Anda. Tetap semangat, calon Ibu!

Sebelumnya saya sempat 2 kali keguguran. Namun kami tidak pernah putus asa dalam berikhtiar, karena kami yakin Allah SWT akan memberikan yg terbaik bagi kami. » BACA SELENGKAPNYA «