7 Alasan Kondom Harus Dijauhi untuk Mendapat Momongan
≡ Menu
Home » Tips Cepat Hamil » 7 Alasan Mengapa Kondom Harus Dijauhi…

7 Alasan Mengapa Kondom Harus Dijauhi untuk Mendapatkan Momongan

Jauhi kondom agar mendapat momongan - via netdna-cdn.com

Jauhi kondom agar mendapat momongan – via netdna-cdn.com

Calon ibu dan calon ayah, pasti sudah sangat familiar dengan istilah kondom bukan? Kondom sendiri merupakan salah satu alat kontrasepsi yang dapat mencegah kehamilan. Karena alasan inilah, Anda harus menjauhi saat program kehamilan. Apalagi menggunakan kondom saat istri sedang subur-suburnya.

Anda ingin tahu lebih banyak alasan mengapa kondom harus diajuhi untuk mendapat momongan? Berikut ini adalah tujuh alasan yang berhasil dihimpun oleh tim Aku Ingin Hamil, spesial untuk Anda!

1. Kondom adalah salah satu bentuk alat kontrasepsi yang bertujuan untuk mencegah kehamilan atau penyakit menular seksual saat berhubungan seksual.

Kondom telah diciptakan sejak beratus-ratus tahun yang lalu. Awalnya, ia digunakan hanya untuk mencegah penularan penyakit seksual. Tapi semenjak kondom linen dibuat di tahun 1500-an, bahan kimia yang dipakai untuk merendamnya, dapat mematikan sperma. Otomatis pembuahan tidak akan terjadi.

2. Kondom berfungsi sebagai penghalang sperma sebelum sampai ke serviks dan masuk uterus.

Ia sengaja dibuat dengan bentuk sarung, yang akan membuat sperma terperangkap dalam sperma.

3. Beberapa jenis kondom bahkan memiliki kemampuan sebagai spermisida.

Maksud dari spermisida adalah memiliki kemampuan untuk mematikan sperma.

4. Kondom bisa dikatakan tidak memiliki pori-pori.

Dengan pembesaran tiga puluh ribu kali di bawah mikroskop elektron dan dalam keadaan meregang, pori-pori kondom tidak terlihat. Kira-kira, inilah yang didapat dari sebuah penelitian di Amerika Serikat dan termuat dalam Consumer Report 1989. Padahal dengan pembesaran yang sama, virus HIV sudah bisa dilihat. Ini artinya, pori-pori kondom akan sulit tertembus virus bahkan sperma itu sendiri.

5. Kondom dibuat dengan teknologi vulkanisasi multilayer, di mana pori-pori di tiap lapisnya segera tertutup oleh lapisan lain.

Menurut National Institute of Health USA pada Juli 2001, ketiadaan pori-pori ini membuatnya unggul tak hanya dalam mencegah kehamilan. Ia juga unggul untuk mencegah penularan HIV dan gonorrhea.

6. Penggunaan kondom 94-98% efektif mencegah kehamilan.

Tingkat efektivitas ini terjadi apabila kondom digunakan dengan baik dan benar, serta sesuai instruksi penggunaan.

7. Kondom adalah satu-satunya alat kontrasepsi yang dapat mencegah infeksi menular seksual.

Jika infeksi menular seksual saja bisa dicegah, bagaimana dengan kehamilan Anda? Tentu saja ia juga tidak kalah efektif untuk mencegah pembuahan.

 

Calon ayah dan ibu, Anda sudah tahu bukan bagaimana kekuatan kondom sebagai alat kontrasepsi? Jika kondom saja mampu untuk menangkal penyakit dan infeksi menular seksual seperti HIV, bagaimana dengan kehamilan? Tentu saja sperma dan sel telur tidak akan sanggup menembus perlindungannya!

Jadi, segera hentikan penggunaan kondom Anda jika ingin mendapat momongan! Mulailah mengetahui kapan Anda mengalami masa subur dan gempurlah masa subur itu untuk mencapai kehamilan. Tingkat pula peluang mendapat momongan dengan diet kesuburan, olahraga, manajemen stres, dan menjalani gaya hidup sehat.

Bila perlu, ambil FertilAid! Suplemen kesuburan racikan ahli ginekologis kenamaan Amerika Serikat ini terbukti aman, halal, kaya vitamin dan mineral. Sudah ada ribuan testimoni positif dari pasangan suami istri yang berhasil hamil. Bagaimana dengan Anda? Kapan bergabung dengan mereka? Yuk, klik linknya di sini untuk info lebih lanjut!