9 Tanya Jawab Tentang Sperma yang Perlu Pria Ketahui

Tanya jawab sperma:berapa jumlah sperma yang normal untuk kehamilan? - via answcdn.com

Tanya jawab sperma:berapa jumlah sperma yang normal untuk kehamilan? – via answcdn.com

Halo, calon ayah! Sebagaimana yang pernah tim Aku Ingin Hamil sempat singgung, infertilitas tidak hanya menimpa wanita atau istri saja. Infertilitas juga bisa menimpa pria atau suami, bahkan suami dan istri sekaligus!

Infertilitas pada pria biasanya sering ditengarai oleh kuantitas serta kualitas sperma yang kurang. Kalau kita ingin menjabarkan lebih jauh lagi, penyebab infertilitas pria pun tak kalah kompleksnya dengan infertilitas wanita. Untuk itu, mari kita simak 9 tanya jawab sperma dan infertilitas pria berikut ini!

1. Pertanyaan yang paling banyak terjadi dalam sesi tanya jawab sperma: berapa banyak jumlah sperma yang diakui normal?

Menurut WHO, jumlah rata-rata sperma ketika ejakulasi adalah 100 juta. Pria yang spermanya kurang dari 15 juta sperma per mililiter air mani, berpotensi memiliki masalah kesuburan.

2. Berapa banyak pria dengan masalah kurangnya jumlah sperma?

Dikutip dari webmd.boots.com, satu sampai lima pria muda di Inggris memiliki jumlah sperma yang rendah. Data sebesar itu juga termasuk dengan kasus kualitas sperma yang miskin, yang menyebabkan infertilitas pada 20% pasangan di negara tersebut.

3. Apa yang harus saya lakukan jika punya sedikit sperma?

Carilah anjuran medis! Apalagi jika Anda dan istri telah mencoba kehamilan selama setahun dan tidak membuahkan hasil. Dokter akan menyelidiki kasus Anda dengan tes air mani. Dengan begitu, kualitas dan kuantitas sperma dapat diketahui.

4. Hanya satu sperma yang diperlukan untuk membuahi sel telur. Lantas, mengapa pria harus menyediakan banyak sperma?

Sebelum terjadinya pembuahan, sperma akan melalui perjalanan yang sulit dan panjang dari vagina ke tuba falopi. Dari sekian banyaknya sperma, hanya akan tersisa sedikit yang sanggup bertahan. Bahkan ketika sejumlah sperma sanggup bertahan, mereka masih harus melakukan penetrasi dengan sel telur. Padahal sel telur dilindungi oleh lapisan tebal, yang membuat pembuahan semakin berat.

Beberapa peneliti percaya bahwa proses yang sesulit ini, memiliki tujuan yang baik. Proses tersebut memastikan kalau hanya sperma sehat yang sukses melakukan pembuahan dan paling potensial untuk menghasilkan bayi yang sehat.

5. Bisakah saya meningkatkan jumlah sperma yang sehat?

Tentu saja! Menjaga diri Anda tetap sehat sama saja dengan memastikan sperma Anda tetap sehat. Untuk itu, gaya hidup sehat perlu dilakukan melalui cara berikut:

  • Tidak merokok dan tidak menggunakan obat-obatan ilegal (termasuk menghindari steroid anabolik)
  • Membatasi kontak dengan bahan kimia berbahaya, seperti pestisida dan logam berat
  • Menjauhi konsumsi alkohol
  • Terapkan diet nutrisi dan kendalikan berat badan
  • Jagalah area skrotum agar tetap dingin sebab panas bisa menghalangi produksi dan mematikan sperma
  • Jauhi mandi dan berendam air panas, serta sauna
  • Pilihlah celana boxer daripada celana dalam yang ketat. Hindari celana jeans dan celana yang sirkulasi udaranya terbatas serta membatasi gerakan
  • Konsumsi suplemen alami untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma

6. Berapa lama sperma bisa hidup?

Lama hidupnya sperma tergantung wilayah di mana mereka hidup. Normalnya, sperma bisa hidup dalam tubuh wanita hingga tujuh hari. Jadi ingatlah kalau istri Anda masih bisa hamil, jika hubungan seksual tanpa kondom dilakukan sebelum wanita ovulasi. Tentu saja karena sperma masih bisa hidup di dalam tubuhnya.

7. Berapa lama sperma bisa bertahan di luar tubuh?

Sekali lagi, ini tergantung lingkungannya. Pada permukaan yang kering (seperti sprei dan baju), sperma akan mati sebelum air mani mengering. Sperma bisa bertahan lebih lama di air hangat atau bak mandi air hangat. Ini karena mereka berkembang di lingkungan basah. Namun, peluang kehamilan dengan perantara air hangat ini sangat rendah.

8. Kapan analisis sperma diperlukan?

Biasanya, analisis sperma bisa dilakukan untuk mengetahui penyebab infertilitas. Di samping itu, ia juga dilakukan untuk memantau keadaan sperma pasca vasektomi. Lewat analisis ini, sperma diejakulasikan ke semacam tabung. Kemudian, ia akan melalui rangkaian analisis untuk mengetahui keempat hal berikut:

  • Jumlah dan ketebalannya

Pria dapat memproduksi 2-5 mililiter air mani setiap ejakulasi. Kurang dari itu, sperma tidak akan cukup untuk mencapai kehamilan. Jika jumlahnya lebih pun tidak baik karena membuat konsentrasi sperma lebih cair. Konsistensi yang ideal adalah tebal di awal, kemudian menipis 10-15 menit usai ejakulasi. Air mani yang terlalu tebal justru akan mengganggu mobilitas sperma.

  • Konsentrasi

Konsentrasi sperma juga sering disebut dengan kepadatan sperma. Konsentrasi sperma yang dianggap normal adalah 15 juta sperma per mililiter air mani.

  • Motilitas

Tes ini akan mengukur persentase sperma yang sanggup bergerak dengan baik. Idealnya, satu jam setelah ejakulasi ada minimal 50% sampel sperma yang bergerak maju dalam garis lurus.

  • Morfologi

Dalam tes ini, 200 sperma akan diperiksa ukurannya, bentuknya, dan penampilannya. Tidak ketinggalan, setiap cacat yang dimiliki sperma turut dicatat.

9. Apakah pria berhenti memproduksi sperma saat ia bertambah tua?

Tidak! Pria memproduksi sperma sepanjang hidupnya. Ia tidak seperti wanita yang kesuburannya terhenti saat menopause. Hanya saja, jumlah sperma memang menurun sejalan pertambahan usia. Tapi, pria tetap bisa menjadi ayah meskipun sudah terbilang sangat tua.

Calon ayah, itulah 9 tanya jawab sperma yang perlu Anda ketahui. Setidaknya, Anda kini paham kalau harus mengubah gaya hidup dan memperlakukan organ reproduksi dengan baik. Tetap semangat dan selamat merencanakan kehamilan, ya! Semoga tanya jawab sperma di atas berguna untuk Anda dan kehamilan istri Anda!

Obat Kesuburan Fertilaid