Alternatif Kehamilan untuk Ketidaksuburan Anda

Alternatif Kehamilan untuk Ketidaksuburan AndaAnda dan suami sudah tak sabar memiliki momongan, namun keburu resah karena segala upaya yang direncanakan gagal? Anda sudah mencoba mengubah gaya hidup dan mengurangi berat badan dengan susah payah juga? Jika kehamilan belum hadir, mungkin saja tingkat kesuburan Anda ada pada titik nadir.

Jika keadaan sudah sekritis ini, apa yang bisa dilakukan? Haruskah mengadopsi anak atau bagaimana? Tunggu, tunggu dulu! Anda jangan buru-buru berputus asa. Meskipun tingkat kesuburan Anda di level kritis, percayalah cara-cara di bawah ini masih bisa dilakukan untuk memiliki seorang bayi.

1. Segera temui dokter jika ketiga tanda ini dialami

“Apakah saya harus segera bertemu dokter? Perasaan belum parah-parah amat, kok! Saya masih bisa mengatasi sendiri.” Barangkali itulah yang sempat terpikir dalam benak Anda ketika disarankan memeriksa diri ke dokter. Apakah bertemu dokter harus secepat ini? Apakah tidak bisa bersabar dan menunggu waktu yang tepat? Mungkin saja, kehamilan akan datang sebentar lagi. Lagipula, ke dokter pun perlu biaya dan waktu yang tak sedikit.

Ya. Anggapan itu boleh-boleh saja Anda pegang teguh. Memang tidak seharusnya terlalu dini untuk datang dan berkonsultasi pada dokter. Namun, ada tiga pertanda kapan harus segera menghubungi dokter demi kebaikan masa subur Anda.

Pertama, jika Anda telah mencoba kehamilan selama setahun atau lebih dan hasilnya masih nihi. Waktu itulah yang ideal untuk berkonsultasi dengan dokter tentang mengapa rencana kehamilan tak kunjung membuahkan hasil. Kedua, jika Anda wanita yang telah berusia 35 tahun bahkan lebih. Semakin tua usia, maka kesuburan aka merosot. Ketiga, Anda menyadari kalau memang ada yang tidak beres dengan Anda atau suami Anda ketika melakukan hubungan seksual.

Setelah menelaah kasus Anda dan juga suami, dokter akan memberikan bantuan selama kurang lebih enam bulan. Jika ada gaya hidup yang kurang sehat, dokter akan membantu untuk terapi yang Anda inginkan. Jika diperlukan, dokter baru akan merujuk ke klinik khusus kesuburan untuk tindakan lebih lanjut. Misalnya, memilihkan perawatan kesuburan yang terbaik dan sesuai sikon tubuh Anda.

2. Memakai obat kesuburan

Obat kesuburan biasanya juga bisa menjadi solusi agar segera hamil. Beberapa obat kesuburan biasanya akan diberikan oleh dokter sebelum Anda dirujuk dan mendapatkan perawatan lebih lanjut. Obat yang biasanya diberikan adalah:

  • Clomid (clomifene citrate), yang merangsang ovarium untuk memproduksi sel telur. Dokter akan merekomendasikan obat ini jika Anda benar-benar terbukti tidak berovulasi atau siklus menstruasi Anda tidak teratur. Jika siklus menstruasi Anda tidak teratur, otomatis Anda juga mengalami ovulasi yang tidak teratur.
  • Tamoxifen, merupakan alternatif lain dari clomid atau clomifene. Fungsinya pun kurang lebih sama dengan clomid.
  • Metformin. Obat ini sering digunakan untuk wanita yang mengidap sindrom ovarium polikistik (polycystic ovary syndrome/PCOS).
  • Pulsed gonadotrophin – releasing hormone (GnRH). Obat ini digunakan untuk merangsang produksi sel telur jika Anda tidak memproduksi hormon ini secara alamiah.

Obat-obat tadi memang dikenal baik untuk memancing kesuburan. Namun, alangkah baiknya jika Anda tidak menggunakannya secara sembarang. Obat-obatan tersebut memiliki fungsi, dosis, dan tata cara penggunaannya masing-masing. Setiap orang yang akan mengkonsumsinya tidak selalu mendapatkan dosis yang sama karena tergantung kasus yang dialami wanita. Oleh karenanya, pemakaian obat tersebut lebih baik jika disarankan oleh dokter.

Jika Anda berniat mengambil obat kesuburan di luar resep dokter, ambillah obat yang komposisinya merupakan ramuan herbal alami. Pastikan juga obat tersebut aman, memiliki sertifikasi yang valid dan bisa dipercaya, serta halal. Semua ini demi menghindari efek obat-obatan kimia yang mungkin bisa menumpuk pada ginjal dan berpengaruh pada sistem tubuh.

3. Bantuan konsepsi atau inseminasi buatan

Pada kesempatan yang lalu, akuinginhamil.com sempat berbagi tentang macam-macam inseminasi buatan atau bantuan pembuahan lewat ilmu medis. Mereka adalah program bayi tabung, ICSI, dan inseminasi intrauterin. Ketiganya dapat menjadi opsi terakhir bagi Anda yang masalah kesuburannya benar-benar tidak bisa ditemukan penyebabnya. Namun, ketiganya pun punya persentase kesuksesan yang tidak sepenuhnya 100%.

Program bayi tabung telah lama populer digunakan oleh pasangan suami istri yang sudah lama berusaha dan tidak kerap mendapatkan anak. Dengan metode ini, sperma dan sel telur akan dicampur dalam sebuah tabung di laboratorium. Setelah terjadi pembuahan, embrio akan ditanamkan pada rahim. Setelahnya, Anda tinggal menunggu rahim Anda tumbuh dan berkembang selama sembilan bulan.

ICSI merupakan metode yang hampir serupa dengan program bayi tabung atau IVF. Bedanya adalah sel sperma langsung disuntikkan pada sel telur. Akibatnya, sel sperma tidak perlu melakukan perjalanan untuk membuahi sel telur dan tidak perlu berjuang keras untuk menembus permukaan sel telur.

Metode ini akan mengambil sel sperma terbaik yang dimiliki pasangan Anda. Setelah itu, sel sperma tersebut akan ditanamkan pada rahim Anda yang berovulasi supaya segera terjadi proses pembuahan.

Ketidaksuburan ternyata masih bisa diatasi. Tidak memiliki anak pun ada banyak faktor yang melatarbelakangi. Dengan mengetahui latarbelakangnya, maka Anda akan dengan mudah memahami solusi yang paling tepat.

Jika ketidaksuburan telah melanda, janganlah gegabah. Mungkin saja ada faktor-faktor dari diri Anda dan suami sendiri yang belum terjawab. Cobalah mengetahui itu sebelum Anda melakukan dua langkah terakhir, mengambil obat kesuburan dan bantuan pembuahan. Selamat mencoba dan tetap semangat!

Obat Kesuburan Fertilaid