Belum Ada Tanda Hamil Tapi Testpack Positif?

belum ada tanda hamil, tapi testpack positif? - via enkivillage.com

belum ada tanda hamil, tapi testpack positif? – via enkivillage.com

“Belakangan ini, saya mendapati diri saya hamil lewat testpack. Kebetulan, saya juga sudah telat haid satu hari. Tapi, saya sama sekali belum ada tanda hamil. Misalnya sakit perut. Biasa saja. Saya bahkan bisa beraktivitas seperti hari-hari biasa.”

“Setelah terlambat haid selama dua hari, saya langsung melakukan tes kehamilan dengan testpack. Hasilnya positif, sehingga saya langsung ke dokter. Lantas, dokter kandungan melakukan USG dan rahim saya membesar. Saya dianjurkan untuk datang lagi setelah dua minggu. Yang saya heran, kalau saya memang positif hamil, mengapa belum ada tanda hamil seperti mual, ngidam, dan tanda lain yang lazim terjadi?”

Begitulah dua kisah tentang kehamilan yang tim akuinginhamil.com dapatkan dari forum kehamilan dan kesuburan. Kedua kisah tersebut memiliki inti yang sama, yaitu belum ada tanda hamil walaupun alat uji kehamilan berkata positif.

Seperti pada umumnya kehamilan, banyak wanita mengalami tanda-tanda seperti mual, muntah, pusing, cepat lelah, sering buang air kecil, ngidam, dan sensitif pada bau-bau tertentu tanpa ada alasan pasti. Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah kehamilan positif tanpa gejala apapun itu juga pernah Anda alami?

Ambil Testpack Kembali Setelah Beberapa Minggu

Pada beberapa kasus kehamilan, memang tidak cukup hanya dengan sekali pemakaian testpack. Ini demi memastikan akurasi hasil uji kehamilan yang pertama. Mungkin saja di bulan ini Anda telat haid. Lalu, bulan depan ternyata mendapati kehamilan.

Misalnya, pada kasus kehamilan pertama di atas. Setidaknya perlu sekitar satu sampai dua minggu. Ini karena 8-10 hari setelah ovulasi, bisa terjadi implantasi (kadang disertai bercak darah yang malah salah diartikan sebagai haid). Implantasi sendiri adalah peristiwa menempelnya dinding rahim dan embrio.

Gejala Kehamilan pada Setiap Wanita Berbeda-beda

Jika kasus kehamilan Anda seperti kasus kedua, maka langkah yang sudah Anda ambil benar. Begitu Anda mendapat hasil positif dari testpack, Anda bisa menunggu waktu kira-kira satu sampai dua minggu. Baru kemudian melakukan uji kehamilan lagi. Jika positif, segeralah konfirmasi pada dokter kandungan.

Konfirmasi yang dimaksud adalah untuk melakukan USG dan tes darah jika diperlukan. Gunanya tidak hanya untuk mengetahui apakah Anda hamil, melainkan juga untuk mengetahui posisi janin dan umur kandungannya. USG ini juga akan menghindarkan kehamilan Anda dari potensi-potensi berbahaya karena telah diketahui lebih dini. Dalam USG, semakin tua usia kandungan semakin mudah pula USG menemukan keberadaan janin. Denyut jantungnya pun semakin terdengar pula.

Tanda kehamilan pada setiap wanita sendiri bisa berbeda-beda. Ada yang mendapati morning sickness (mual, muntah), mudah kecapekan, hingga tidak menyenangi bau-bau tertentu. Ada pula yang tidak memiliki gejala seperti tadi (orang awam menyebutnya hamil kebo), bahkan hingga usia kehamilannya cukup jauh.

Tak hanya itu, pada wanita yang sama, antara kehamilan pertama atau setelahnya pun bisa berbeda gejala. Semua itu bisa terjadi karena kondisi tubuh dan hormon masing-masing. Saran terbaiknya adalah lakukan konsultasi dengan dokter kandungan terpercaya demi kepastian hamilnya Anda.

Para calon ibu, tak perlu ragu apalagi takut bertemu dokter untuk konsultasi. Justru dengan demikian, Anda akan terhindar dari masalah kesuburan dan masalah kehamilan berkat adanya deteksi dini. Pun jika Anda belum menemui tanda-tanda kehamilan tapi testpack berkata positif. Mungkin Anda hanya perlu rileks dan bersabar sedikit saja. Bisa jadi gejala atau tanda yang Anda nanti-nantikan itu, datang tak lama lagi! Tetap semangat, ya!

Obat Kesuburan Fertilaid