Hati-Hati! Vaginismus Gagalkan Rencana Memiliki Momongan

Vaginismus - via blogspot.com

Vaginismus – via blogspot.com

Calon Ibu, sudah pernahkah Anda mendengar istilah vaginismus? Tahukah Anda jika gejala ini dapat menghalangi pembuahan sperma terhadap sel telur dan akhirnya menggagalkan impian Anda memiliki momongan? Mari kita kenal selengkapnya tentang vaginismus!

Apa itu vaginismus?

Vaginismus adalah kondisi di mana otot sekitar vagina, mengalami kekejangan saat berhubungan seksual. Dampaknya, lubang vagina menyempit. Proses penetrasi menjadi sulit, berhubungan terasa sakit, dan bahkan proses pembuahan mustahil. Artinya, vagina selalu menolak penis suami.

Tidak hanya menyulitkan hubungan seksual, gejala ini juga menyulitkan wanita saat menggunakan tampon. Saat sedang melakukan pemeriksaan ginekologis (misalnya pemeriksaan panggul) pun, wanita akan merasakan sakit yang luar biasa.

Jenis-jenisnya

Selama ini, dikenal ada dua tipe vaginismus. Pertama, vaginismus primer. Ini terjadi pada wanita yang belum pernah berhubungan seksual. Kedua, vaginismus sekunder. Kebalikan dari yang primer, gejala ini terjadi pada wanita yang pernah berhubungan seksual.

Penyebab

Sebagian besar kasus vaginismus didasari oleh pengaruh psikologis. Sebut saja, rasa trauma pada masa lalu. Trauma ini menimbulkan pengalaman buruk tentang apa saja yang berhubungan dengan kegiatan seksual. Misalnya saja, trauma pada pemerkosaan hingga waktu yang cukup lama. Rasa takut tertular penyakit menular seksual atau bayangan akan rasa sakit saat berhubungan, juga dapat mempengaruhi.

Perawatan

Jika Anda mengalami gejala penolakan penetrasi ini, psikoterapi adalah orang pertama yang harus ditemui. Ajaklah pasangan Anda ke dokter ahli dan bahaslah masalah ini. Sekembalinya dari dokter, upayakan rileks saat berhubungan seksual. Hilangkan rasa takut berlebih saat hendak berhubungan.

Jika Anda membiarkannya terjadi terus-menerus, akan banyak resiko atau komplikasi yang mungkin terjadi. Yang paling utama tentu saja tertundanya memiliki momongan. Ini karena tidak mungkin terjadi penetrasi selama berhubungan. Maka, pembuahan juga tak akan terjadi. Dari gagalnya pembuahan tersebut, kehidupan seksual Anda dan suami tidak normal. Akhirnya, terjadi hubungan yang tegang dengan suami dan tekanan emosional.

Calon Ibu, sekarang Anda tentu lebih paham dengan vaginismus. Jika hal ini menimpa Anda, hilangkan segala rasa trauma. Lepaskan rasa stres. Buatlah pikiran Anda rileks supaya rencana kehamilan tidak gagal lagi. Selamat merencanakan kehamilan dan selamat berjuang!

Obat Kesuburan Fertilaid