Jangan Biarkan Sindrom Ovarium Polikistik Mengganggu Kesuburan!

 

Jangan Biarkan Sindrom Ovarium Polikistik Mengganggu Kesuburan!Hai, para calon ibu! Sudah pernahkah mendengar istilah sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome? Sindrom ovarium polikistik adalah kondisi yang dialami wanita di mana hormon reproduksinya terganggu keseimbangannya. Akibatnya, kerja ovarium Anda pun turut bermasalah. Jika ini terjadi, bukan tidak mungkin keinginan Anda dan suami memiliki momongan bisa gagal.
Menurut sebuah studi yang dikutip dari laman http://www.bounty.com/getting-pregnant/problems-conceiving/infertility-and-assisted-pregnancy/polycystic-ovary-syndrome, bahkan 7% wanita di dunia berpotensi terkena sindrom ini. Namun, Anda tidak perlu merasa khawatir. Pertama, bisa jadi Anda tidak termasuk dalam kemungkinan kecil 7% tersebut. Kedua, kebanyakan wanita yang mengalami sindrom ini masih bisa mendapatkan kesempatan untuk hamil dan melahirkan anak. Hanya dengan sedikit bantuan saja, sindrom itu bisa diatasi. Mau tahu? Simak artikel berikut!

Apakah yang dimaksud dengan sindrom ovarium polikistik itu?

Mengalami sindrom ovarium polikistik artinya ovarium Anda memiliki kista-kista kecil dalam jumlah yang cukup banyak. Ukuran kista tersebut sekitar delapan milimeter. Kista tersebut merupakan sisa-sisa dari folikel, yang mana setiap bulannya harus diisi dengan sel telur. Akan tetapi sisa-sisa folikel tadi tidak berkembang dengan baik dan mengganggu keseimbangan hormon.

Sindrom ini bisa mengganggu kesuburan karena dapat mengganggu siklus menstruasi. Anda yang tadinya bersiklus teratur, bisa menjadi tidak teratur atau tidak mengalami sama sekali. Bahkan kadar hormon pria pada tubuhnya pun mendadak tinggi.

Menurut fakta, banyak wanita baru menyadari kalau mereka menderita sindrom ini sejak terus merencanakan kehamilan dan pada akhirnya gagal. Mereka pun mendapati kenyataan pahit bahwa sindrom ini tidak bisa disembuhkan. Namun berkat teknologi terkini, sindrom ovarium polikistik kini dapat diobati dan masih memungkinkan untuk melahirkan anak lewat bantuan medis atau perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat.

Apa tandanya terkena sindrom ini?

Setiap penderita sindrom ini memiliki gejala atau tanda yang berbeda-beda. Namun berdasarkan studi kasus, tanda yang paling umum terjadi pada penderita sindrom ovarium polikistik adalah:

  • Mendapati siklus menstruasi tidak teratur, bahkan tidak sama sekali. Padahal, biasanya menstruasi selalu datang tepat waktu setiap bulannya.
  • Jika Anda sampai tidak menstruasi sama sekali, Anda akan menemukan masalah kesuburan karena Anda tidak berovulasi setiap bulannya
  • Adanya rambut yang tumbuh pada wajah, dada, atau punggung secara mendadak
  • Berkebalikan dengan rambut yang tumbuh pada wajah, dada, dan punggung, rambut di kepala justru rontok
  • Anda dapat melihat munculnya noda, jerawat, atau minyak pada muka

Bagaimana sindrom ini bisa terdiagnosis oleh dokter?

Jika menemukan beberapa tanda tersebut pada diri Anda dan merasa curiga, cobalah temui dokter umum. Dokter akan melakukan tes darah untuk mengukur kadar hormon. Jika perlu, dokter juga akan melakukan USG. USG ini berfungsi untuk meninjau ovarium Anda dan melihat apakah memang ada kista di dalamnya.

Dokter baru akan menyatakan Anda positif menderita sindrom ovarium polikistik jika memiliki minimal dua dari tiga tanda berikut:

  • Periode menstruasi yang tidak rutin
  • Hasil tes darah menunjukkan bahwa kadar hormon testosteron dan hormon pria lainnya terlalu tinggi pada tubuh Anda
  • Hasil USG menunjukkan bahwa ada banyak kista yang berdiam dalam ovarium

Mengapa sindrom ini bisa terjadi?

Genetika ternyata bisa memainkan peran pada sindrom ini. Mayoritas wanita dengan sindrom ovarium polikistik cenderung memiliki kadar insulin yang tinggi pada darah. Insulin inilah yang membuat hormon wanita Anda menurun dan sebaliknya, hormon pria malah meningkat tinggi. Keadaan itulah yang disebut hormon tidak seimbang. Maka dari itu, menstruasi Anda pun jadi tak teratur.

Cara apa yang bisa membuat sindrom ini tidak mengganggu kehamilan?

Seperti yang telah disebutkan di atas, sindrom ini tidak bisa disembuhkan. Sindrom ini hanya bisa diobati. Jika pengobatannya berhasil, kehamilan yang diidam-idamkan pun tak mustahil terjadi.

Biasanya, dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani perawatan dengan clomifene selama tiga hingga enam bulan. Clomifene adalah obat yang merangsang ovulasi setiap bulan. Obat ini biasa dipakai oleh mereka yang siklus bulanannya tak teratur (tidak hanya oleh penderita sindrom ovarium polikistik saja) dan 70% di antaranya mendapatkan siklus yang teratur lagi. Obat ini juga dapat diberikan bersamaan dengan metformin, yaitu obat diabetes yang berfungsi menurunkan kadar gula dan juga dapat mengontrol insulin pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik.

Jika kedua obat tersebut tidak membantu dan tidak berpengaruh apa-apa, dokter akan merekomendasikan operasi yang disebut pengeboran ovarium laparoskopi. Dengan sinar laser, dokter akan menghancurkan jaringan yang menyebabkan banyak hormon laki-laki pada tubuh Anda. Dengan langkah ini, diharapkan hormon Anda dapat seimbang lagi dan ovarium bisa segera melepaskan sel telur setiap bulannya.

Jika kedua cara tadi masih saja tak memiliki pengaruh apapun, cara lain yang bisa diambil adalah menggunakan inseminasi buatan seperti inseminasi intrauterin atau program bayi tabung IVF yang sempat dibahas beberapa hari yang lalu. Berdasarkan kasus yang Anda alami, dokter akan memberi saran apakah metode inseminasi intrauterin atau bayi tabung yang paling sesuai.

Kalau Anda memiliki berat badan yang cukup tinggi, bahkan obesitas, alangkah baiknya jika segera menurunkan berat badan Anda. Sebanyak dua per tiga wanita dengan sindrom ini memang memiliki berat badan berlebih. Di lain sisi, untuk mendapatkan kesuburan yang prima, diperlukan berat badan yang sehat agar kerja hormon pun maksimal. Cukup turunkan 5% saja dari berat badan Anda sekarang, itu sudah cukup untuk mendapatkan kesuburan.

Kurangi juga kebiasaan atau gaya hidup tidak sehat seperti minum alkohol, merokok, narkoba, dan makan makanan fastfood. Sebaliknya, diet nutrisi dengan makanan berserat dari sayur dan buah, omega 3 dari ikan, dan asam folat wajib disantap sejak jauh-jauh hari merencanakan kehamilan. Percayalah! Memiliki momongan tidak akan lama lagi!

Herbal kesuburan ini layak anda coba, membantu meningkatkan kesuburan hingga berkali-kali lipat sehingga anda bisa hamil lebih mudah. » KLIK DISINI! «