Bahaya Narkoba untuk Kesuburan Pria dan Wanita

Jauhi Narkoba Jika Anda Ingin Memiliki Momongan, Sekarang Juga!

Bahaya narkoba untuk kesuburan - via gogofemale.com

Bahaya narkoba untuk kesuburan – via gogofemale.com

Calon ibu dan calon ayah, kita tahu bahwa pengaruh narkoba sangat berbahaya. Bahkan, narkoba juga dapat mempengaruhi kesuburan Anda. Tidak mengherankan jika para dokter dan ahli menyarankan Anda untuk menjauhi narkoba.

Sekarang, mari kita kenali jenis-jenis dan bagaimana bahaya narkoba terhadap kesuburan wanita dan pria. Mereka adalah heroin, marijuana atau ganja, ekstasi, dan depresan.

Heroin

Heroin memiliki nama lain yang disebut putaw. Heroin dihasilkan dari opiat dan mampu menimbulkan euforia. Misalnya, perasaan seperti melayang atau rasa senang yang luar biasa. Karena euforia yang diciptakan, para penggunanya memiliki tingkat ketergantungan yang sangat tinggi. Padahal, heroin dapat menyebabkan kematian.

Meski heroin dapat menimbulkan euforia, namun bukan berarti euforia tersebut memberi pengaruh positif untuk fungsi seksual dan reproduksi. Sebaliknya, heroin berpengaruh buruk pada kesuburan karena menghambat fungsi hormon seksual.

Pada pria, heroin mengakibatkan penurunan kadar hormon testosteron, menurunnya dorongan seksual, disfungsi ereksi, dan hambatan ejakulasi. Pada wanita, heroin menyebabkan turunnya hasrat seksual, tidak tercapainya orgasme, terhambatnya menstruasi, payudara mengecil, hingga keluarnya cairan dari payudara.

Marijuana atau ganja

Marijuana termasuk dalam narkoba jenis halusinogenik. Ia mengakibatkan timbulnya halusinasi, di mana penggunanya sering berkhayal. Efek samping lainnya adalah muntah, sakit kepala, koordinasi tubuh sangat lambat, gejala tremor, otot terasa lemah, bingung, cemas, ingin bunuh diri, dan masih banyak yang lainnya.

Dedaunan yang dihisap seperti rokok ini, memiliki kandungan tar yang jauh lebih tinggi dibandingkan rokok. Efek buruknya pada kesuburan pun tak kalah besar. Pada pria, marijuana menyebabkan mengecilnya ukuran testis, menurunnya kadar hormon testosteron, pembesaran payudara, hasrat seksual menurun, disfungsi ereksi, hingga masalah pada sperma.

Sedangkan wanita yang mencandu marijuana, akan mengalami gangguan sel telur, proses kehamilan dan kelahiran yang susah, serta turunnya hasrat seksual.

Ekstasi

Ekstasi termasuk narkoba dalam berjenis stimulan. Sifatnya merangsang sistem syaraf pusat dan memberi rangsangan terhadap fisik dan psikis. Penggunanya akan merasakan semangat yang sangat tinggi, selalu gembira, ingin terus bergerak, bahkan tidak ingin tidur dan makan. Akibat ekstasi yang paling parah dapat berujung pada kematian.

Pada kasus kesuburan, ekstasi dapat meningkatkan pelepasan neurotransmitter dopamine pada otak. Dopamine termasuk ke dalam neurotransmitter yang sifatnya merangsang, termasuk merangsang perilaku seksual. Meningkatnya dopamine akibat penggunaan ekstasi dapat menghilangkan kemampuan mengontrol perilaku seksual.

Karena ketidakmampuan mengontrol perilaku seksual tersebut, pengguna ekstasi lebih berani melakukan hubungan seksual secara bebas. Bahkan ia bisa melakukan aktivitas seksual yang mustahil dilakukan dalam keadaan normal. Padahal, perilaku seksual yang seperti ini sangat beresiko tinggi terhadap penyakit menular seksual.

Penggunaan ekstasi pada wanita hamil pun, tidak kalah buruk efeknya. Resiko cacat pada bayi lebih besar hingga tujuh kali lipat jika dibandingkan dengan wanita yang tidak mencandu ekstasi sama sekali.

Depresan

Depresan biasa disebut sebagai obat penenang. Sesuai definisinya, depresan menimbulkan pengaruh yang bersifat menenangkan. Ia memang sengaja dibuat secara ilmiah di laboratorium untuk mengatasi orang yang merasa gelisah dan cemas. Namun, obat ini harus digunakan sesuai petunjuk dokter.

Jika depresan dipakai berlebihan, ia berdampak buruk untuk fungsi seksual. Misalnya, penyalahgunaan barbiturat bisa mengganggu metabolisme hormon testosteron dan estrogen. Adapun barbiturat adalah kelompok obat penenang yang mengurangi aktivitas di otak. Ia menimbulkan kecanduan dan berakibat fatal jika dikonsumsi dengan alkohol.

Pada wanita, depresan menyebabkan gangguan menstruasi, menurunnya hasrat seksual, dan menghambat orgasme. Pada pria, depresan menurunkan hasrat seksual dan disfungsi ereksi.

Kini kita tahu lebih jauh tentang bahaya narkoba terhadap kesuburan. Nah, mulai sekarang jauhi itu semua. Lindungi lingkungan pergaulan Anda agar tidak mudah terkena pengaruh orang lain. Jika itu sudah terlaksana, Anda tinggal mengatur nutrisi, berolahraga untuk mencapai berat badan ideal, dan melakukan manajemen stres.

Lengkapi pula rencana kehamilan Anda dengan suplemen kesuburan yang kaya vitamin dan mineral. FertilAid salah satunya. Selain kaya vitamin dan mineral, FertilAid aman, halal, dibuat dengan komposisi herbal. Bahkan suplemen yang tersedia untuk pria dan wanita ini, diracik langsung oleh ahli ginekologis kenamaan Amerika Serikat.

Obat Kesuburan Fertilaid