KB Suntik Bikin Susah Hamil, Mitos atau Fakta?

KB suntik bikin susah hamil? - via suplementosysalud.com

KB suntik bikin susah hamil? – via suplementosysalud.com

“Pada awal pernikahan, kami memutuskan untuk menunda momongan. Karena itu saya menggunakan KB suntik 1 bulanan. Ketika memasuki bulan ketiga, akhirnya saya dan suami sepakat tidak lagi menunda momongan. Namun, saya mendapati menstruasi tidak lancar. Saya memeriksakan diri ke bidan dan diberi obat. Untungnya, haid lancar kembali. Tapi, kenapa saya tak kunjung hamil? Apa benar mitos yang mengatakan KB suntik bikin susah hamil itu benar?”

Kutipan kisah tadi muncul pada sebuah forum kehamilan dan kesuburan wanita. Seraya dengan kisah tersebut, banyak wanita lainnya yang punya pengalaman yang sama. Bahkan ada pula mengatakan, KB suntik menyebabkan rahim kering sehingga bayi pun enggan tumbuh di sana. Lalu, bagaimana dengan Anda? Barangkali, Anda juga punya pikiran yang sama tentang KB suntik bikin susah hamil?

KB Suntik Membuat Rahim Kering?

Sebenarnya, mitos yang mengatakan kalau KB suntik bikin susah hamil karena rahim kering hendaknya jangan dipercaya begitu saja. Menurut dunia medis, istilah rahim kering tidak ada. Bila yang dimaksud adalah tidak ada menstruasi, sebaiknya Anda tidak diam saja. Keadaan ini harus segera Anda obati ke dokter. Sebab, itu artinya ovulasi tidak terjadi dan Anda tidak mungkin merencanakan kehamilan. Lakukan pemeriksaan rahim untuk tahu kondisi rahim Anda yang sesungguhnya.

Akumulasi KB Tersimpan dalam Lemak Tubuh

Tidak dapat dipungkiri meskipun KB suntik telah dihentikan penggunaannya, dampaknya tidak bisa dilihat dan dirasakan secara langsung. Hal ini juga bisa berlaku pada bentuk KB hormonal lainnya. Anda tidak bisa langsung haid karena akumulasi KB hormonal masih tersimpan dalam lemak tubuh. Perlu waktu setidaknya 6 bulan hingga setahun agar obat KB tadi benar-benar terurai dan hilang dari lemak tubuh.

Amenorrhea atau gangguan tidak haid pada wanita sendiri masih terbilang wajar jika Anda masih menggunakan KB hormonal (baik dengan suntik, pil, dan susuk). Ini karena KB menekan hormon reproduksi wanita, yang meliputi estrogen dan progesteron.

Seimbangkan Hormon Anda

Agar Anda cepat menstruasi kembali dan segera mendapatkan momongan, kuncinya adalah seimbangkan hormon Anda! Ya, Anda harus segera mengembalikan keseimbangan hormon sehingga fertilitas alami Anda berjalan tanpa gangguan. Caranya pun tidak sulit!

Menjauhi stres adalah langkah menyeimbangkan hormon yang pertama. Sebab, stres rentan mempengaruhi hormon. Jika stres semakin menjadi-jadi, makin tidak seimbanglah kerja hormon. Kemudian merembet pada masalah menstruasi dan kesuburan.

Lalu, jaga tubuh Anda tetap sehat dan bugar. Asupi tubuh dengan gizi cukup dan seimbang. Imbangi dengan olahraga. Anda juga boleh mengambil vitamin atau suplemen kesuburan agar kondisi hormon semakin membaik. Tentunya, mintalah dokter merekomendasikan merek yang terbaik dan sesuai kondisi Anda.

Agar seorang wanita mendapatkan kehamilan, diperlukan kondisi rahim, sel telur, dan tuba falopi yang baik. Syarat ini pun harus didukung dengan suami yang menyediakan kondisi sperma yang prima. Agar pria dan wanita dapat menjalankan keduanya dengan baik, membiasakan gaya hidup yang sehat penting untuk kesuburan. Jika perlu, lakukan pemeriksaan pra konsepsi agar potensi-potensi ketidaksuburan bisa diketahui dan diatasi sedini mungkin.

Jika Anda sedang mempertimbangkan KB, mungkin Anda bisa memilih KB dalam bentuk pil oral. Meskipun punya cara kerja yang sama seperti KB suntik, kebanyakan wanita menyatakan bahwa pil KB tidak perlu waktu selama KB suntik dalam hal mengembalikan siklus haid. Namun, konsultasikan terlebih dahulu tentang niat ini pada dokter. Dokter pasti memahami seluk beluk KB yang sesuai dengan kondisi sistem reproduksi Anda.

Tetap semangat, ya! Semoga rencana kehamilan Anda dan pasangan berjalan sempurna!

Obat Kesuburan Fertilaid