Memulai Perawatan Kesuburan dan Kesuksesannya
≡ Menu
Home » Infertilitas » Memulai Perawatan Kesuburan untuk Awam…

Memulai Perawatan Kesuburan untuk Awam dan Peluang Kesuksesannya

Memulai perawatan kesuburan - via zliving.com

Memulai perawatan kesuburan – via zliving.com

Anda dan suami telah berulang kali merencanakan kehamilan. Seiring berjalannya waktu, tenaga Anda seperti sia-sia karena tak ada hasilnya. Jika memang ini yang terjadi, mungkin Anda memang perlu memulai perawatan kesuburan.

Anda yang masih awam dan tidak berpengalaman dengan perawatan kesuburan, pasti merasa bingung. Sejatinya, periksakanlah diri terlebih dahulu pada dokter kesuburan yang terpercaya. Kemudian, temukan prioritas perawatan kesuburan untuk kasus Anda. Setelah itu pahami peluang kesuksesannya, seperti berikut ini!

Bagaimana Peluang Kehamilan dengan Perawatan Kesuburan?

Pada awal mula perawatan kesuburan, banyak wanita yang diberikan resep obat kesuburan terlebih dahulu. Obat kesuburan ini bernama clomiphene citrate. Obat ini sifatnya oral (diminum) dan berfungsi untuk menginduksi ovulasi. Kurang lebih 35% wanita yang mengambil clomiphene, hamil selama perawatan. Biasanya setelah tiga sampai enam siklus. (Baca pula tentang obat kesuburan herbal ciptaan ahli ginekologi Amerika, FertilAid)

Ketika obat kesuburan yang merangsang ovulasi atau menambah produksi sel telur ini digabungkan dengan inseminasi intrauterin, tingkat kesuksesannya sebesar 10-20% per siklus perawatannya. Berbeda lagi dengan peluang kesuksesan program bayi tabung. Untuk wanita dengan usia di bawah 35 tahun, peluang sebesar 47% berhasil membuahkan kehamilan.

Namun persentase kehamilan dengan program bayi tabung, berbanding terbalik dengan usia wanita. Semakin menua usia wanita, peluang kehamilan dengan bayi tabung juga menurun. Untuk usia 35-37 tahun, persentase kehamilan sebesar 38%. Sedangkan usia 38-40 tahun punya peluang hamil sebesar 30%, ketika wanita usia 41-42 tahun hanya punya peluang 20% saja.

Sekitar 22% persen untuk semua perawatan kesuburan dengan teknologi reproduksi bantuan (Assisted Reproductive Technology atau ART), menghasilkan bayi. Persentase ini akan naik lagi menjadi 55% jika donor sel telur (di mana sel telur didapat dari wanita yang masih muda, sehat, dan subur) digunakan.

Membuat beberapa perubahan gaya hidup ke arah positif kerapkali dilupakan oleh mereka yang ingin hamil. Padahal, hal ini juga sangat penting untuk meningkatkan kesuburan. Menghentikan kebiasaan merokok, membatasi konsumsi minuman beralkohol dan kafein, melakukan diet dengan makanan-makanan bernutrisi tinggi, kurangi berat badan adalah langkah sederhana agar kesuburan dan kehamilan sukses didapat.

Kesuksesan setiap perawatan kesuburan bervariasi. Biasanya, ini tergantung pada parahnya masalah kesuburan, umur, dan riwayat kesehatan. Wanita berusia di atas 40 tahun biasanya punya waktu yang lebih lama dan sulit untuk hamil, dibandingkan wanita yang masih muda. Apalagi jika dibandingkan dengan mereka yang berusia 20 tahunan.

Tapi, Anda yang sudah berusia 40 tahunan jangan sedih dan terbawa stres dahulu! Justru, stres memperparah situasi ketidaksuburan Anda. Alangkah baiknya menemukan teman baik, support group, atau kalangan profesional dan ahli untuk memperbincangkan masalah Anda. Baik pada masa sebelum, selama, dan setelah perawatan kesuburan dilakukan.

Dewasa ini, wanita juga sudah tak malu lagi membagikan kisahnya. Di internet, banyak beredar forum-forum seputar kehamilan dan kesuburan. Dari kisah yang mereka bagikan, Anda bisa banyak belajar. Maka, Anda tidak akan merasa sedih dan sendirian lagi menghadapi kasus infertilitas. Bahkan, sejumlah praktek atau klinik kesuburan mulai menawarkan support group. Jika tidak, pergi ke terapi pemijatan (massage) atau akupuntur mampu menghilangkan rasa stres Anda selama merawat kesuburan.

Ketika Dokter Menyebutkan Tingkat Kesuksesan untuk Beragam Perawatan Kesuburan, Apa Arti Nomor-Nomor Tersebut? Apakah itu Bisa Dipercaya Setelah Memulai Perawatan Kesuburan?

Sepanjang perawatan kesuburan, Anda akan mendengar statistik yang berkisar peluang memiliki bayi kembar hingga kehamilan ektopik. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah tingkat kesuksesan kehamilan (peluang perawatan yang akan membantu Anda hamil) dan angka kelahiran hidup (peluang perawatan menghasilkan bayi yang lahir hidup).

Biasanya, angka kelahiran hidup lebih sedikit dibandingkan tingkat kehamilan. Ini karena potensi faktor keguguran atau faktor lainnya. Ingatlah kalau tingkat kesuksesan dilihat berdasarkan jumlah total siklus pengobatan. Ia tidak memperhitungkan jumlah upaya yang dilakukan dengan metode masing-masing.

Dokter akan menyarankan agar Anda mencoba perawatan kesuburan lain, setelah tiga sampai enam kali mencoba perawatan kesuburan. Ini berlaku untuk perawatan kesuburan jenis apapun, baik obat kesuburan, pembedahan, inseminasi intrauterin, atau pun teknologi reproduksi bantuan. Dokter dan para ahli percaya akan sebuah patokan yang menyatakan, apapun yang tidak bekerja setelah tiga kali, akan tidak bekerja sama sekali.

Akhirnya, jangan menganggap kalau klinik kesuburan yang lebih besar itu lebih baik untuk memulai perawatan kesuburan. Sebelum memulainya, ada baiknya Anda memperhatikan testimoni para pasien dan reputasi klinik di mata pasiennya. Selamat mencoba dan semoga perawatan kesuburan Anda berhasil, ya!