Mengenal Bromocriptine dan Cabergoline, Si Obat Hiperprolaktin

Mengenal Bromocriptine dan Cabergoline, Si Obat Hiperprolaktin

Image credit : assets.kompas.com

Selain faktor gaya hidup dan gangguan pada sistem reproduksi, abnormalitas pada hormon juga mempengaruhi kesuburan wanita. Salah satunya adalah hiperprolaktin, yaitu kondisi di mana hormon prolaktin yang diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak, terlalu banyak kadarnya di dalam darah.

Jika hiperprolaktin terjadi, estrogen Anda akan berkurang. Ovulasi pun terhambat dan menstruasi tidak teratur (bahkan tidak ada sama sekali). Tentu saja, ini juga menyulitkan Anda memahami kapan masa subur tiba. Yang paling tidak mengenakkan adalah munculnya ASI walaupun Anda tidak hamil.

Jika tidak ada gejala atau gejalanya ringan, kemungkinan besar pengidap hiperprolaktin tidak akan dirawat atau dikenai tindakan. Mereka masih bisa mengupayakan kehamilan lewat hubungan seksual. Yang perlu ditangani secara serius adalah hiperprolaktin dengan gejala yang sangat mengganggu dan membuat sulit hamil.

Untuk merawat gejala hiperprolaktin, ada dua macam obat yang disarankan. Mereka adalah bromocriptine dan cabergoline. Pemberian obat tersebut merupakan langkah awal jika gejala hiperprolaktin sudah sangat mengganggu. Dalam dunia medis, keduanya dikenal sebagai dopamin agonis. Dimana mereka merupakan kelas obat yang mengikat resepetor dopamin. Mereka juga meniru tindakan dopamin.

Dengan adanya dopamin agonis, kadar prolaktin dapat dikurangi. Tumor kelenjar pituari yang diakibatkannya pun juga akan mengecil. Maka setelah obat bekerja maksimal, ovulasi Anda akan kembali normal. Kesuburan bisa dimanfaatkan untuk merencanakan kehamilan.

Bromocriptine

Selama bertahun-tahun lamanya, bromocriptine telah dikenal sebagai obat hiperprolaktin yang aman. Resiko melahirkan bayi yang cacat dan memiliki kelainan sangatlah rendah. Oleh karena itu, wanita yang sangat ingin hamil disarankan mengambil obat ini. Kadar prolaktin Anda bisa kembali normal sekitar 90% setelah mengkonsumsi obat ini.

Dengan bromocriptine, Anda perlu bersabar dan menunggu beberapa bulan hingga kadar prolaktin normal. Begitu kadar prolaktin turun dan menjadi normal, ovulasi Anda akan langsung pulih. Setelah itu, menstruasi akan berjalan teratur dan bisa dijadikan patokan untuk merencanakan kehamilan.

Bromocriptine tersedia dalam pil oral dan perawatan vaginal. Biasanya, keduanya akan digunakan satu atau dua kali per hari sampai hamil. Pada penambahan dosis pil oral, kadang menimbulkan efek pingsan sampai Anda bisa berdaptasi. Jika Anda tak bisa berkompromi dengan ini, bromocriptine vaginal bisa Anda coba. Toh, efek sampingnya juga lebih sedikit dibandingkan yang pil.

Cabergoline

Cabergoline adalah obat untuk hiperprolaktin yang tergolong varian baru. Anda tidak akan mengkonsumsinya sampai berbulan-bulan seperti bromocriptine karena memang ia tidak diresepkan selama itu. Meski pemakaiannya singkat, bukan berarti obat ini tidak aman. Obat ini sangat aman dan tidak menyebabkan kelahiran cacat selama dikonsumsi pada bulan pertama kehamilan.

Cabergoline punya cara kerja yang sama dengan bromocriptine. Bedanya, cabergoline diakui lebih efektif kerjanya dalam penurunan kadar prolaktin. Makanya, cabergoline sering dijadikan alternatif untuk pasien hiperprolaktin yang tidak manjur menggunakan bromocriptine. Selain itu, mereka yang merasakan efek samping bromocriptine juga disarankan mengambil cabergoline.

Berbeda dengan bromocriptine, cabergoline hanya punya pil oral. Konsumsi obatnya pun lebih sedikit dibanding bromocriptine, yaitu satu atau dua kali per minggu. Ia akan dikonsumsi terus sampai Anda mendapati kehamilan. Soal efek samping, Anda tidak perlu khawatir karena efek yang ditimbulkan tidak begitu parah. Soal kesuksesan, kadar prolaktin Anda bisa kembali normal sekitar 90% setelah mengkonsumsi cabergoline.

Untuk kedua pengobatan di atas, dokter akan memulainya dengan dosis yang paling rendah dahulu. Kemudian dalam perjalanannya, dosis akan semakin ditambah secara bertahap. Peningkatan dosis pun akan disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi prolaktin Anda.

Ketika ovulasi sudah berputar seperti normalnya, Anda bisa merencanakan kehamilan lagi dengan cara alamiah. Jika masih belum membuahkan kehamilan dan ada gangguan lain pada kesuburan Anda, mungkin memang Anda perlu bantuan dokter. Biasanya dokter akan merekomendasikan perawatan yang berbeda jika tak kunjung hamil setelah beberapa bulan ovulasi. Misalnya, inseminasi buatan atau program bayi tabung.

Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, tiba-tiba menstruasi tak datang dan ASI muncul, tak perlu pikir panjang lagi! Bergeraklah dan temui dokter untuk memeriksakan dan merawat gejala hiperprolaktin Anda!

Obat kesuburan terbaik di dunia AGAR CEPAT HAMIL secara alami. Solusi Program Hamil Sukses! » BELI DI SINI «