Mengenal Jenis-Jenis Keputihan yang Tidak Normal

Mengenal Jenis-Jenis Keputihan yang Tidak NormalPada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai jenis-jenis keputihan yang normal.  Kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis keputihan (fluor albus) yang tidak normal.  Secara umum, keputihan bisa dikatakan normal, jika tidak berbau, tidak berubah warna dan tidak gatal.  Akan tetapi terdapat beberapa keadaan yang menyebabkan keputihan berubah menjadi tidak normal.  Keputihan inilah yang kemudian menjadi pertanda suatu penyakit.

Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri, virus, tumor, ataupun oleh iritasi.  Di dalam vagina sebenarnya terdapat suatu hubugan yang baik antara bakteri “baik” Lactobacillus acidophilus, estrogen, glikogen, pH vagina dan hasil  metabolit lain.  Karena adanya kerja dari semua komponen ini, maka pH vagina menjadi 3,8-4,5.  Tingkat keasaman inilah yang tidak memungkinkan mikroorganisme jahat hidup di dalam vagina.

Jamur jenis kandida adalah infeksi yang paling sering terjadi.  Kebiasaan mencuci kemaluan secara berlebihan, akan menyebabkan perubahan keasaman pada vagina.  Bakteri baik yang berperan membunuh bakteri dan jamur juga akan mati.  Akibatnya, kandida ini akan berkompetisi dengan bakteri baik dalam vagina. Kandida dalam jumlah kecil dalam vagina tidaklah menyebabkan infeksi. Gejala yang dialami berupa keputihan yang menyerupai kapas atau berbutir-butir seperti beras, disertai rasa panas dan gatal hebat pada kemaluan.  Pemakaian antibiotik spektrum luas jangka panjang, diabetes yang tidak terkontrol, memakai pakaian dalam yang ketat serta penggunaan obat-obatan steroid tanpa kontrol tanpa menyebabkan infeksi kandida semakin berat.

Adapun keputihan akibat bakteri, lebih sering diakibatkan oleh perubahan lingkungan flora normal vagina.  Adanya kontrasepsi, hubungan seksual, stress, dan pengaruh hormon dapat mengubah flora normal vagina, dan memicu bertambahnya bakteri patogen.  Selain adanya perubahan warna pada keputihan, infeksi bakteri juga menyebabkan bau yang menyengat.

Protozoa jenis Trichomonas vaginalis juga menjadi salah satu penyebab keputihan yang tidak normal.  Adanya perubahan hormonal, yaitu perubahan kadar estrogen dan progesteron yang menyebabkan peningkatan pH vagina dan peningkatan kadar glikogen dalam vagina merupakan potensi besar bertumbuhnya Trichomonas vaginalis. Gejala keputihan yang muncul adalah keputihan yang sangat banyak, dengan wana kuning kehijauan, berbusa dan berbau amis.

Terapi dari berbagai jenis keputihan ini, tergantung dari penyebabnya.  Terapi yang diberikan biasanya untuk menghentikan gejala dan menghentikan penyebab keputihan.  Jika anda sangat terganggu dengan keputihan anda, maka berkonsultasilah dengan dokter anda.  Anda akan disarankan melakukan beberapa pemeriksaan jika memang diperlukan.

Berikut beberapa tips mencegah berulangnya keputihan:

  • Pola hidup sehat dan seimbang dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi seimbang, olahraga rutin, istirahat yang cukup serta menghindari rokok dan alkohol
  • Setia pada satu pasangan, untuk menghindari resiko terjadinya penyakit menular seksual
  • Selalu menjaga daerah pribadi tetap kering dan tidak lembab
  • Membiasakan diri dengan membasuh yang benar, yaitu dari depan ke belakang
  • Hindari penggunaan cairan vagina secara berlebihan karena dapat mematikan flora normal
  • Hindari menggunakan tissue, bedak atau sabun dengan pewangi, karena dapat menyebabkan iritasi pada vagina

Semoga bermanfaat!

Obat kesuburan terbaik di dunia AGAR CEPAT HAMIL secara alami. Solusi Program Hamil Sukses! » BELI DI SINI «