Pendarahan Implantasi, Petunjuk Lain Kehamilan Anda
≡ Menu
Home » Apakah saya hamil? » Pendarahan Implantasi, Petunjuk Lain…

Pendarahan Implantasi, Petunjuk Lain Kehamilan Anda

Pendarahan Implantasi, Petunjuk Lain Kehamilan AndaHalo, para calon Ibu! Sudah akrabkah dengan istilah pendarahan implantasi? Tahukah Anda jika pendarahan implantasi juga menjadi pertanda awal dari kehamilan? Tahukah bahwa banyak wanita di dunia yang tidak dapat membedakan antara pendarahan implantasi dengan pendarahan di awal menstruasi? Nah, tim akuinginhamil.com kini ingin mengenalkan Anda dengan gejala ini sebagai pertanda kehamilan dan segala seluk-beluknya.

Pendarahan implantasi adalah pendarahan yang terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi, menempel di lapisan rahim ketika dia akan tumbuh menjadi embrio. Meski sel telur tersebut menempel pada lapisan rahim, Anda tidak perlu merasa khawatir. Gejala ini sangat normal dan seringkali dialami banyak wanita saat akan mengandung. Gejala tersebut bahkan sama sekali tidak memerlukan perawatan medis.

Diperkirakan, sekitar sepertiga dari wanita yang hamil turut mengalami pendarahan ini. Setidaknya, pendarahan ini dapat menjadi tanda lain kalau Anda sedang mengandung. Namun, gejala ini juga kerap sekali membuat kaum wanita bingung dan tertipu. Pendarahan implantasi sering terjadi bersamaan dengan siklus menstruasi. Akibatnya, Anda dan wanita lain yang mengalaminya sering tak tahu kapan periode awal menstruasi yang sesungguhnya.

Lalu, apa saja tanda-tanda pendarahan implantasi itu?

Berdasarkan pengalaman banyak wanita, pendarahan implantasi memiliki tanda-tanda umum sebagai berikut:

  • Bercak-bercak berwarna coklat atau pink
  • Lemah atau keram ringan pada perut
  • Emosi atau mood yang mudah berubah
  • Sakit kepala

Jika tanda-tanda pendarahan implantasi tadi terjadi, cobalah cek payudara Anda. Apakah payudara Anda terasa lembut dan empuk? Lalu, cek juga celana dalam Anda pada sekitar hari kedelapan belas siklus. Jika Anda teliti, sebenarnya Anda yang membedakan antara gejala pendarahan implantasi sebagai tanda kehamilan dan gejala di awal menstruasi.

Apa bedanya tanda-tanda antara pendarahan implantasi dan pendarahan di awal menstruasi?

Perbedaan antara pendarahan implantasi dan pendarahan di awal masa periode menstruasi sebenarnya cukup mencolok. Hanya saja, tidak semua orang benar-benar bisa mengamatinya. Perbedaanya yaitu :

  • Dari segi warna, pendarahan implantasi akan memunculkan bercak berwarna merah mudah atau coklat tua pada celana dalam Anda. Sedangkan pada awal menstruasi, bercak yang muncul berwarna cenderung merah cerah.
  • Melihat durasinya, pendarahan implantasi hanya terjadi ketika telur memusatkan dirinya ke arah uterus. Kemungkinan, hal ini hanya akan bertahan selama beberapa jam saja dan tidaklah lama. Paling lama hanyalah 1-2 hari dan tidak ditemukan adanya gumpalan. Hal yang berbeda terjadi di awal menstruasi. Pendarahan dimulai dari ringan, kemudian menjadi semakin berat. Aliran darahnya bersifat konstan dan berlangsung     selama empat hingga tujuh hari. Jika ini terjadi, tak diragukan lagi bila ini pertanda    siklus menstruasi Anda akan segera datang.
  • Pada umumnya, pendarahan implantasi terjadi selama sepuluh hari setelah masa ovulasi. Sedangkan menstruasi terjadi setelah empat belas hari setelah ovulasi. Bercak yang berwarna sangat pink/merah muda dapat ditemui pada hari ke 22-25 ketika mengalami pendarahan implantasi. Sedangkan bercak pada awal menstruasi terjadi pada hari ke 26-27.
  • Rasa keram yang ringan pada perut terjadi ketika sel telur memusatkan diri ke rahim. Namun, rasa keram tidak bertambah berat dari hari ke hari. Beda dengan keram menstruasi yang rasanya semakin intens dan kuat.

Apakah pendarahan implantasi ini benar-benar tidak perlu dikhawatirkan?

Pendarahan implantasi merupakan gejala awal dari kehamilan. Gejala ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan dan tak perlu ditakuti. Gejala ini sangatlah normal dan tidak membawa resiko apapun pada bayi dan diri Anda sendiri.

Namun, ada gejala lain yang menjadi perkecualian. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas bersamaan dengan rasa mual, nyeri pada perut bagian bawah, muntah, atau pusing, segeralah kunjungi dokter. Mungkin Anda mengalami indikasi kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim).

Bagaimana jika Anda masih ragu atas tanda-tanda di atas?

Ketika tanda-tanda pendarahan implantasi sudah dialami, namun Anda masih belum juga yakin kalau sedang mengandung, ada satu hal yang paling mudah untuk dilakukan. Ambil testpack! Cek urin Anda dan tunggu beberapa saat hingga hasil yang valid muncul. Jika memang dua garis merah muncul, selamat! Anda benar-benar hamil dan akan segera menjadi ibu!

Namun jika Anda sudah sangat sering mengalami tanda-tanda pendarahan implantasi, alangkah baiknya menunggu waktu tiga hari sebelum menggunakan testpack. Karena sebelum tiga hari, hormon hCG kemungkinan belum cukup untuk memberikan hasil yang positif.

Jika Anda sabar dan dapat menunggu hingga lima hari, kemungkinan testpack Anda untuk berkata akurat akan lebih besar lagi. Sambil menunggu waktu selama itu, tetaplah memantau tanda-tanda awal kehamilan yang lainnya.

Bagaimana, calon ibu? Kini sudah tahu kan apa bedanya pendarahan implantasi dan pendarahan di awal menstruasi? Tak perlu takut ya jika pendarahan implantasi! Sebab ini adalah kabar baik kehamilan Anda. Namun jika disertai tanda-tanda kehamilan ektopik yang disebutkan di atas, tunggu apalagi? Segera kunjungi dokter dan dapatkan perawatan yang tepat! Tetap semangat!