Dengan Perawatan Kesuburan GIFT, Pembuahan Secara Alami Lebih Terjamin

Perawatan GIFT dan pembuahan alami - via pedulisehat.info

Perawatan GIFT dan pembuahan alami – via pedulisehat.info

Gamete Intrafallopian Transfer (GIFT) adalah perawatan kesuburan berbasis teknologi reproduksi bantuan, yang tidak jauh berbeda dengan bayi tabung (In Vitro Fertilisation). Yang membedakan keduanya adalah perawatan GIFT menjamin pembuahan sel telur terjadi secara alami. Dokter menempatkan sel telur dan sperma langsung ke salah satu tuba falopi, langsung setelah keduanya dipadukan.

Meski begitu, perawatan ini tidak terlalu sering dipakai. Di Amerika Serikat, tercatat program bayi tabung lebih banyak dipakai dibandingkan perawatan GIFT. Menurut data yang dikutip dari laman babycenter.com, dari sekian banyak pemakai teknologi reproduksi bantuan, GIFT dipakai kurang dari satu persen.

Siapakah yang Bisa Merawat Kesuburan dengan GIFT?

GIFT bisa jadi pilihan jika Anda adalah wanita dengan satu tuba falopi saja yang terbuka dan telah mencoba aneka perawatan kesuburan, namun selalu gagal. GIFT juga membantu jika Anda punya unexplained infertility (masalah kesuburan yang tidak dapat ditemukan penyebabnya), problem ovulasi, mengidap endometriosis, dan problem serviks.

Jika suami Anda hanya mempunyai sedikit sperma, GIFT juga pilihan yang baik selain dengan prosedur ICSI. Anda dan pasangan memiliki alasan religius atau alasan personal yang menentang pembuahan di luar tubuh? GIFT adalah jawabannya karena pembuahan tidak akan terjadi di laboratorium.

Bagaimana Langkah-Langkah Perawatan GIFT?

Langkah-langkah awal prosedur GIFT sebenarnya sama saja dengan prosedur bayi tabung. GIFT memerlukan tahap untuk merangsang ovarium dan pengumpulan sel telur.

1. Merangsang Ovarium

Anda akan mengambil obat kesuburan untuk mengembangkan sejumlah sel telur matang. Selain itu, obat kesuburan berguna untuk mencegah tubuh dari pelepasan sel telur yang terlalu dini. Ketika obat sedang diambil, kunjungan rutin ke dokter setiap dua hingga tiga hari sekali wajib dilakoni. Pada kesempatan tersebut, Anda melakukan tes darah dan USG. Dengan demikian, perkembangan folikel (kantung berisi cairan, tempat sel telur matang) bisa terus dipantau.

2. Pengumpulan Sel Telur

Ketika sel telur sudah siap diambil, dokter memberi anestesi dan memasukkan alat ultrasonik lewat vagina. Alat ini akan membantunya untuk melihat ovarium dan mengidentifikasi kondisi folikel. Setelah itu, jarum tipis dimasukkan lewat dinding vagina agar sel telur dari folikel bisa diambil. Biasanya, 8-15 sel telur bisa diambil dalam sekali proses.

Setelah kedua langkah di atas dilakukan, barulah langkah-langkah berikut ini dilaksanakan. Langkah-langkah yang tersisa ini merupakan langkah prosedur GIFT yang membedakannya dengan prosedur bayi tabung.

3. Pembuahan

Beberapa menit setelah sel telur diambil, embriologis (peneliti sel telur, sperma, dan embrio) memadukan sel telur dan sperma suami. Perpaduan keduanya disimpan dalam tabung panjang dan tipis. Tabung ini disebut dengan kateter.

4. Pembedahan

Dokter menggunakan laparoskopi (pembedahan minor) dengan mikroskop tipis berlampu dan membuat sayatan kecil. Selama prosedur, dokter memasukkan sel telur dan sperma dari kateter ke tuba falopi. Sayatan kecil itulah yang menjadi jalan masuk kateter ke tuba falopi. Biasanya, tiga sampai empat sel telur ditempatkan ke dalam tuba falopi. Jumlah ini bisa berbeda-beda pada setiap wanita. Usia wanita dan faktor lainnya adalah penentu jumlah sel telur yang ditempatkan.

Sama seperti prosedur lainnya, kelebihan sel telur yang telah dibuahi bisa dibekukan. Ketika Anda memerlukannya untuk kehamilan di masa depan atau ketika perawatan yang dijalani tidak membuahkan hasil, sel telur boleh Anda cairkan dan dipakai.

5. Implantasi Sukses

Jika sperma suami berhasil membuahi salah satu sel telur, maka muncullah embrio yang tertanam (implan) di dalam uterus. Lama kelamaan, embrio ini akan tumbuh menjadi bayi yang Anda idamkan. Namun jika lebih dari satu sel telur yang ditanamkan, kesempatan hamil lebih besar. Apalagi bayi kembar.

6. Tes Kehamilan

Tes kehamilan dilakukan dua minggu setelah pembedahan. Fungsinya tentu saja untuk mengetahui apakah Anda sudah hamil atau belum.

Itulah perawatan kesuburan GIFT, teknologi reproduksi bantuan yang menjamin terjadinya pembuahan secara alamiah. Jika Anda dan suami tertarik dengan prosedur ini, pastikan sudah memahami segi invasif perawatan ini. Perlengkap juga wawasan Anda dengan melakukan konsultasi pada dokter kesuburan. Niscaya, dokter akan memberikan Anda pertimbangan terbaik sebelum melakoni perawatan kesuburan berteknologi tinggi.

Obat Kesuburan Fertilaid