Sebelum Memutuskan Untuk Hamil, Ketahui Dulu 13 Fakta Kesuburan Ini

Sukses hamil dengan memahami fakta kesuburan - via blogspot.com

Sukses hamil dengan memahami fakta kesuburan – via blogspot.com

Kehamilan adalah dambaan setiap pasangan suami istri. Dengan kehamilan, suami dan istri dapat meneruskan keturunan. Dengan itu pula, mereka merasa kehidupan rumah tangganya jauh lebih bahagia. Sayangnya, tidak semua pasangan suami istri mendapatkan momongan dengan mudah. Salah satu faktor penyebabnya adalah minim pengetahuan akan fakta kesuburan dan kehamilan. Bahkan, tidak semua pasangan memahami ilmu dasar kesuburan. Hal ini biasanya banyak terjadi pada pasangan suami istri yang masih baru. Jika Anda dan suami adalah salah satu pasangan yang memiliki keterbatasan informasi akan fakta kesuburan dan kehamilan, jangan khawatir! Tim Aku Ingin Hamil telah menyiapkan sejumlah fakta kesuburan yang akan membuat Anda dan pasangan lebih ahli untuk kehamilan.

1. Kehamilan terjadi jika hubungan seksual berujung pada pembuahan

Konsepsi atau pembuahan adalah kunci utama dari kehamilan. Pembuahan dapat terjadi ketika sel telur wanita dibuahi oleh sperma sang suami. Saat itulah, seorang wanita dapat dikatakan hamil. Kehamilan dapat terjadi setelah adanya hubungan seksual atau ketika ada masalah dengan metode kontrasepsi. Untuk memastikan terjadinya konsepsi, mengetahui fakta-fakta tentang kesuburan tentunya akan membantu pasangan suami istri untuk memiliki momongan.

2. Siklus wanita adalah instruksi untuk pelepasan sel telur, yang kelak akan dibuahi

Pada umumnya, siklus bulanan wanita berlangsung kurang lebih 28 hari. Jika kehamilan datang, maka tanda pertama dari kehamilan adalah terlambat datang bulan. Sesungguhnya, siklus bulanan adalah perubahan hormon yang menginstruksikan ovarium supaya melepaskan sel telur matang. Setelah matang dan dilepaskan, sel telur berjalan menuruni tuba falopi dari ovarium, lalu ke uterus. Lantas, lapisan uterus menjadi lebih tebal. Artinya lapisan ini sedang bersiap untuk sel telur yang dibuahi di tuba falopi.

3. Pembuahan bisa terjadi sebelum sel telur dilepas oleh folikel

Satu sel telur bisa dibuahi oleh sperma dalam waktu 12-24 jam usai sel telur dilepas. Karena sperma bisa bertahan selama 5-7 hari dalam tubuh wanita, pembuahan bisa terjadi jika suami dan istri berhubungan seksual sebelum sel telur dilepas oleh folikel (kantung berisi cairan di rahim, di mana sel telur matang)

4. Sebelum menjadi janin, sel telur menjadi zigot

Gen dari ayah ada di dalam satu sperma yang membuahi sel telur. Sedangkan gen dari ibu ada di sel telur, yang begitu dibuahi disebut dengan istilah zigot. Zigot mencapai uterus selama 3-7 hari setelah pembuahan. Begitu terimplan di dinding uterus, zigot mulai berkembang. 8 minggu setelah pembuahan, zigot berubah menjadi janin.

5. Tes kehamilan bisa dilakukan di rumah setelah terlambat datang bulan

Jika seorang wanita berpikir dia mungkin hamil, tes kehamilan lewat urin bisa dijajal. Baiknya, tes dilakukan beberapa hari setelah periode menstruasi diketahui datang terlambat. Namun, kadang-kadang tes bisa dilakukan sebelum wanita tahu kalau periodenya terlambat. Alat tesnya bisa dibeli di apotek atau klinik kesuburan dan biasa kita sebut sebagai testpack.

6. Gaya hidup dan apa yang dikonsumsi mempengaruhi kesuburan

Ada beberapa langkah sebelum merencanakan kehamilan. Beberapa di antaranya adalah mengkonsumsi asam folat dan suplemen vitamin D, serta perubahan gaya hidup. Menghentikan kebiasaan merokok dan mencapai berat badan yang sehat adalah dua contoh perubahan gaya hidup sehat, yang dapat meningkatkan kesuburan.

7. Satu dari enam pasangan suami istri sulit mendapatkan momongan merupakan fakta kesuburan yang tidak bisa dielakkan

Banyak pasangan yang bisa punya bayi begitu saja, hanya dengan berhubungan rutin dan melepaskan kondom. Menurut laman webmd.boots.com, kurang lebih 85% pasangan suami istri hamil secara alami dalam waktu satu tahun. Meskipun begitu, satu dari enam pasangan di negara Inggris mengalami kesulitan hamil.

8. Masalah kesuburan bisa terjadi tanpa diketahui penyebabnya

Infertilitas dapat disebabkan karena masalah pada pria, pada wanita, atau pada keduanya sekaligus. Bahkan pada beberapa kasus, ada yang penyebabnya tidak bisa diidentifikasi sama sekali. Yang terakhir disebut dengan unexplained infertility.

9. Infertilitas juga bisa terjadi pada mereka yang pernah hamil

Sejauh ini, telah dikenal dua macam infertilitas. Pertama, infertilitas primer yaitu ketidaksuburan yang terjadi pada pihak yang belum pernah hamil atau mendapatkan anak. Kedua, infertilitas sekunder yang terjadi pada suami atau istri yang sudah pernah hamil atau mendapatkan anak.

10. Penyebab infertilitas wanita bisa karena stres

Ada sejumlah kondisi umum yang mempengaruhi kesuburan wanita. Mulai dari gangguan pada organ reproduksi (tuba falopi rusak, problem ovulasi, endometriosis, kondisi uterus, sindrom ovarium polikistik), riwayat kehamilan sebelumnya (pernah mengalami kehamilan ektopik atau keguguran), riwayat penyakit (diabetes, epilepsi, tiroid, dan penyakit usus), hingga gaya hidup yang buruk (stres, kelebihan atau kekurangan berat badan, dan hobi merokok).

11. Pria bisa tak subur karena kontak dengan bahan kimia

Untuk pria, masalah kesuburan bisa disebabkan oleh kualitas dan kuantitas sperma yang rendah, gangguan pada organ reproduksi (problem dengan saluran yang membawa sperma, masalah ejakulasi, orchitis atau peradangan testis, infeksi bakteri yang mempengaruhi tabung dalam epididimis), riwayat pengobatan medis (radioterapi atau penyembuhan kanker lainnya, serta pembedahan untuk kasus semacam hernia, testis yang tidak turun, atau testis bengkok), masalah genetik, diabetes, obesitas, kontak dengan bahan kimia atau radiasinya, hingga umur.

12. Baik pada perempuan dan pria, ganja dan obat terlarang lainnya merusak kesuburan

Ganja dapat mengganggu siklus ovulasi wanita. Pada pria, ia akan mengurangi jumlah sperma beserta kualitasnya. Heroin dan kokain pun juga begitu. Bahkan heroin dan kokain sanggup menimbulkan radang panggul dan infeksi HIV yang dikaitkan dengan perilaku seksual beresiko.

13. Wanita hamil tidak boleh meminum alkohol walaupun hanya setitik

Tidak ada jumlah alkohol yang aman, yang bisa wanita konsumsi selama hamil. Artinya, lebih baik tidak minum alkohol sama sekali saaat hamil. Alkohol pada pria akan mengganggu sintesis testosteron dan mempengaruhi konsentrasi sperma. Di samping itu, respons seksual pria tertunda dan menyebabkan impotensi (tidak bisa ereksi berkelanjutan).   Nah, calon ibu! Kini Anda sudah lebih memahami fakta kesuburan dan kehamilan bukan? Jangan lupa untuk membagikan informasi ini pada suami, bahkan kawan-kawan terdekat Anda ya! Pastikan kalau mereka juga terbebas dari kesulitan hamil karena minimnya informasi, lewat hadirnya fakta kesuburan ini.

Obat Kesuburan Fertilaid