Tes Kesuburan Pria yang Wajib Anda Ketahui

Tes Kesuburan Pria yang Wajib Anda Ketahui

Image credit : bramardianto.com

Halo, calon ibu! Masalah kesuburan atau infertilitas bisa terjadi pada siapa saja. Ia bisa terjadi pada umur 20, 30, 40, dan 50 tahunan. Ia bisa terjadi pada rencana kehamilan kedua atau pada rencana kehamilan selanjutnya. Ia bisa terjadi pada wanita atau istri, pun tak ketinggalan juga pada pria atau suami.

Kalau Anda sudah lama merencanakan kehamilan dan belum mendapatkannya sampai sekarang, alangkah baiknya Anda dan suami melakukan tes kesuburan. Ya, Anda dan suami!

Kami Membuat Janji dengan Spesialis Kesuburan. Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Sebelum melakukan tes kesuburan, pastikan Anda dan suami memahami prinsip ini. Anda, suami, dan dokter akan bekerja sama untuk mengatasi masalah kesuburan secara kompak. Bahwasanya, sistem reproduksi wanita dan pria sangatlah kompleks. Sedangkan, spesialis kesuburan dilatih untuk mengidentifikasi dan memperbaiki setiap gangguannya. Maka, mematuhi instruksi dokter sudah sepatutnya diamini demi tuntasnya masalah kesuburan.

Dari awal tes, sejatinya Anda dan suami harus menyadari kalau masalah kesuburan yang terjadi adalah kepedulian bersama. Karena itu, Anda dan pasangan harus merencanakan janji pertemuan dokter bersama. Siapkan beberapa salinan dari catatan kesehatan Anda dan suami supaya bisa dibawa ke dokter. Salinan ini perlu Anda buat agar bisa menjadi bahan evaluasi dari pemeriksaan. Di samping itu, Anda dapat menghindari kerumitan dari begitu kompleksnya proses pemeriksaan serta menghindari biaya duplikasi tes medis (akibat bolak-balik menemui dokter karena catatan yang tertinggal).

Jika pada wanita harus mengingat kapan dan apa saja detil menstruasinya, maka berbeda dengan suami Anda. Hal-hal yang mungkin ditanyakan oleh dokter antara lain tentang sejarah seksual (misalnya, apakah punya infeksi menular seksual) dan kehidupan seksual yang sekarang (seberapa sering berhubungan seksual, apakah menggunakan pelumas, dsb).

Pada saat tes kesuburan, Anda dan suami jangan kaget! Saat seperti inilah, kehidupan privat Anda beserta pasangan tak jadi pribadi lagi. Jadi, alangkah baiknya Anda menemukan dokter yang bisa dipercaya dan paling nyaman untuk berbagi hal-hal yang detil.

Apa Saja dan Bagaimana Tes Kesuburan Dilakukan Pada Pria?

Sebelum tes kesuburan benar-benar dimulai, dokter akan menanyakan tentang pubertas dan juga kondisi kesehatan secara umum suami. Apakah suami Anda punya penyakit kronis, sejarah infeksi menular seksual, riwayat pembedahan, atau konsumsi obat tertentu.

Di antara pertanyaan lainnya tentang penyebab ketidaksuburan, dokter turut mencari tahu tentang gaya hidup suami. Apakah ia peminum alkohol atau obat rekreasional (narkoba atau ganja) dan apakah ia juga terpapar dengan lingkungan yang berbahaya secara kimiawi. Perlu Anda tahu, keduanya mampu mengurangi kuantitas serta kualitas sperma lho!

Kemudian, suami akan diminta menyediakan sampel semen atau air mani. Pengambilan sampel ini biasanya dilakukan dengan cara masturbasi atau ejakulasi pada sebuah mangkuk spesimen. Lalu, sampel akan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui jumlah, bentuk, penampilan, serta pergerakannya.

Jika riwayat kesehatan atau analisis semen mengindikasikan masalah potensial, dokter baru akan menyarankan evaluasi lebih jauh. Contohnya, Anda disarankan menemui ahli urologi untuk mendapatkan tes fisik, tes darah, dan tes USG.

Bagaimana Jika Tidak Mudah untuk Menentukan Problem Kesuburan?

Pada banyak kasus infertilitas pasangan suami istri, ada lebih dari satu faktor penyebab problem kesuburan. Beberapa di antaranya malah lebih sulit dideteksi. Jadi, diagnosis yang jelas dan sempurna tidak selalu mungkin terjadi. Perlu Anda tahu pula, ada sekitar 15% kasus infertilitas yang diikutkan pada tes kesuburan dan berakhir dengan nihilnya abnormalitas.

Dokter menggolongkan kondisi di atas ke dalam “unexplained infertility” (ketidaksuburan yang tidak bisa dijelaskan). Untungnya, meski tidak bisa dijelaskan, mereka yang mengalaminya tetap bisa dirawat. Bahkan mereka juga berhasil mendapatkan momongan setelah melalui usaha yang telaten. Jadi, jangan khawatir kalau Anda punya permasalahan serupa!

Bagaimana, calon ibu? Sudah jelas bukan tentang pentingnya tes kesuburan, terutama pada suami Anda? Maka segera bergegaslah menjalaninya jika tak kunjung mendapat momongan. Hilangkan rasa gentar dan takut pada kemungkinan permasalahan yang akan terjadi. Ingat! Lebih baik melakukan tes sekarang daripada membiarkannya masalah kesuburan Anda melebar dan lebih parah!

Tetap semangat, ya!

Herbal kesuburan ini layak anda coba, membantu meningkatkan kesuburan hingga berkali-kali lipat sehingga anda bisa hamil lebih mudah. » KLIK DISINI! «