8 Fakta Bahan Kimia yang Bisa Mengganggu Kesuburan Anda

Setiap hari manusia selalu bersentuhan dengan bahan kimia.

Entah itu di lingkungan kerja, di tempat umum, maupun di dalam rumah.

Bahan kimia yang ditemui pun bermacam-macam.

Mulai dari pewangi ruangan, cairan pencuci baju, cat, dan masih banyak lagi.

Manusia tergantung dengan bahan kimia karena digunakan untuk memudahkan kegiatan sehari-hari.

8 Fakta Bahan Kimia yang Bisa Mengganggu Kesuburan AndaTapi, apakah Anda sudah tahu kalau bahan kimia bisa terserap tubuh dan merusak kesuburan?

Untuk mengetahui lebih lanjut, akuinginhamil.com memaparkan delapan fakta berikut seperti dikutip dari laman babycenter.com.

1. Bahan kimia merusak kesuburan

Kalau mau dihitung, berapa kali dalam sehari Anda bersentuhan dengan bahan kimia?

Banyak dan sangat sulit dihitung, bukan?

Mulai dari mandi hingga mencuci, semuanya menggunakan bahan kimia.

Sayangnya, sejumlah ilmuwan telah menemukan ribuan bahan kimia yang bisa merusak kesuburan.

Parahnya lagi, bahan kimia yang berbahaya tersebut adalah barang-barang selama ini membantu manusia.

Sebut saja deterjen, pewangi pakaian, atau pengharum ruangan.

2. Masalah kesuburan bisa terjadi karena multifaktor

Maksud multifaktor di sini adalah kondisi tidak adanya penyebab tunggal dari kasus ketidaksuburan.

Sebaliknya, masalah kesuburan bisa dipengaruhi sekaligus oleh genetik, gaya hidup, dan paparan bahan kimia.

3. Bahan kimia berdosis tinggi

Awalnya, orang-orang yang bekerja di industri dengan paparan bahan kimia keraslah, yang dikhawatirkan mengalami ketidaksuburan.

Lama kelamaan, kekhawatiran itu berdampak luas.

Mereka yang bekerja di rumah pun bisa mengalami ketidaksuburan, meski paparan bahan kimia yang diterima tidak sekeras bahan kimia pada industri.

Gangguan produksi telur atau keguguran berulang pada wanita dan kelainan sperma atau penurunan jumlah sperma pada pria, adalah masalah yang sering ditemui ahli medis akibat paparan bahan kimia berdosis rendah.

4. Bahaya bahan kimia saat bercampur dengan lainnya

Maksudnya, ada bahan kimia berdosis rendah yang bisa langsung membahayakan kesuburan Anda.

Namun, ada pula yang berbahaya untuk pembuahan bila bercampur dengan bahan kimia lainnya.

5. Dampak bahan kimia bisa dimulai sejak dalam rahim

Jika orang tua Anda sempat terkena paparan bahan kimia sewaktu hamil, bukan tak mungkin bibit ketidaksuburan bisa menjangkit Anda!

Bahkan sejak masih dalam rahim.

Hanya saja, ketidaksuburan ini tidak serta merta diketahui setelah Anda lahir, melainkan ketika menginjak usia dua puluhan.

6. Bahan kimia mendorong pubertas terjadi terlalu dini

Karena ketidaksuburan bisa menimpa seseorang jauh sebelum dilahirkan, ketika ia dewasa, kemungkinan pubertas datang awal bisa terjadi.

Sayangnya karena pubertas hadir terlalu dini, ia bisa berakhir pada meningkatnya kerusakan kesuburan seperti endometriosis dan PCOS.

Lebih gawat lagi, efek ini tidak akan ketahuan hingga merencanakan kehamilan.

7. Bahan kimia mengganggu kerja hormon

Beberapa bahan kimia dapat menyamar menjadi estrogen alami.

Jika ini terjadi, resiko besar tengah menghantui pembuahan, perkembangan janin, beserta kesehatan Anda dan suami.

8. Belum ada jumlah pasti paparan kimia

Ya. Hingga saat ini, para ilmuwan dan pelaku industri belum memiliki patokan tentang jumlah paparan kimia yang aman untuk rencana kehamilan.

Ini karena setiap individu pasti memiliki fase di mana ia tidak subur lagi.

Fase tak subur itu bisa terjadi di waktu yang berbeda-beda.

Ada yang lebih dini, ada pula yang lebih lama.

Ini tentu saja akan membuat rancu, apakah infertilitas itu memang disebabkan karena bahan kimia atau memang proses alamiah.

Fakta yang terakhir tentunya sangat disayangkan, apalagi oleh pasutri yang ingin memiliki anak.

Tidak adanya panduan atau ukuran khusus malah membuat mereka was-was dan khawatir atas kehamilannya nanti.

Apalagi, pemerintah belum mengambil kepedulian khusus dalam kaitannya bahan kimia dan kesuburan.

Untuk mewaspadainya, Anda dapat meminimalisir penggunaan bahan kimia dengan bahan-bahan alami.

Jika harus bersentuhan dengan bahan-bahan tersebut, kenakanlah masker atau sarung tangan.

Dengan menggunakan keduanya, setidaknya mampu mengurangi kontak langsung dengan bahan kimia.

Resiko ketidaksuburan niscaya bisa diperkecil.

Sudah tak sabar ingin punya momongan? Gabung di program hamil terbaik ini, tingkatkan kesuburan anda dan hamil lebih mudah. Sudah banyak yang berhasil! » LIHAT DI SINI «

Tetap semangat dan jangan takut merencanakan kehamilan, ya!

Ingin Cepat Hamil Tapi Bingung Bagaimana Memulainya?

GABUNG DI EMAIL BERSERI RAHASIA PROMIL
Anda akan dipandu langkah demi langkah bagaimana menjalani program hamil yang lebih maksimal.