Alat Kontrasepsi Bikin Susah Hamil Lagi?

Alat Kontrasepsi Bikin Susah Hamil Lagi?Alat kontrasepsi merupakan cara yang digunakan untuk mengatur jarak kehamilan.  Terdapat berbagai metode yang dapat digunakan, di antara metode hormonal dan metode non hormonal.  Yang paling banyak digunakan di tengah masyarakat adalah metode hormonal.

Pertanyaan yang kemudian seringkali muncul adalah, apakah seorang wanita yang yang sebelumnya rutin menggunakan kontrasepsi hormonal akan sulit hamil kembali?

Wanita di bawah 30 tahun, sangatlah subur.  Dan tingkat kesuburan seorang wanita akan mencapai puncaknya pada usia 30 tahun.  Di negara maju seperti Amerika Serikat sendiri, sebagian besar wanita yang aktif secara seksual, menggunakan kontrasepsi untuk mengatur kehamilan.  Di sinilah kemudian banyak yang bertanya, apakah saya akan sulit hamil di masa yang akan datang?  Jawabannya tidak selalu.

Adapun lamanya kesuburan bisa kembali seperti sedia kala, akan berbeda, tergantung dari jenis kontrasepsi yang digunakan.  Penggunaan kontrasepsi non hormonal  seperti spiral (IUD) misalnya, jika seorang wanita berhenti menggunakannya, maka kesuburannya akan kembali dengan segera. Dengan catatan, sebelum menggunakan spiral, siklus menstruasi wanita tersebut teratur.  Ada juga yang mengeluhkan masa subur yang kembali hingga satu tahun setelah penggunaan kontrasepsi jenis hormonal suntik  3 bulan.  Hal ini bukan berarti bahwa alat kontrasepsi tersebut membuat anda jadi infertil atau mandul.  Suntikan KB anda, walaupun anda sudah lepas suntikan selama 3 bulan, suntikan KB 3 bulan jenis Depo akan tetap tersimpan dalam otot.  Adapun pill atau diafragma, kesuburan anda akan kembali jika tidak menggunakannya di hari yang lain.

Usia seorang wanita juga sangat berpengaruh pada tingkat kesuburan setelah memakai kontrasepsi.  Tentu saja, usia muda pada saat pertama kali memakai kontrasepsi akan berbeda setelah berusia di atas 35 tahun.  Pilihan penggunaan alat dan metode kontrasepsi, haruslah dengan pertimbangan yang matang.  Jika anda memang ingin membatasi kehamilan dalam jangka waktu yang lama, maka gunakanlah IUD atau spiral.  Jika hanya ingin mengatur jarak kelahiran sekitar 2 tahun saja, maka pil KB sudah cukup.

Yang paling penting dari semuanya adalah tetap kontrol rutin kepada dokter pribadi atau petugas kesehatan setiap kali anda akan menggunakan metode kontrasepsi.  Dokter dan petugas kesehatan akan mengevaluasi setiap kali anda memiliki keluhan, serta akan memberikan anda saran mengenai metode yang paling tepat dan  sesuai dengan kondisi kesehatan anda saat ini.

Baca juga, cara cepat subur setelah berhenti kb