Kebelet Pipis Saat Berhubungan: Apakah Tanda Infertilitas?

Kebelet pipis saat berhubungan - via sitel.com.mk

Kebelet pipis saat berhubungan – via sitel.com.mk

Saya telah berhubungan seksual beberapa kali dengan suami. Namun setelah mulai berhubungan, organ intim saya terasa gatal dan kebelet pipis saat berhubungan. Ketika saya ke toilet, ternyata tidak ada sedikit pun urin yang keluar. Apakah ini akan mempengaruhi kesehatan saya dalam jangka panjang, khususnya untuk rencana kehamilan?

Calon Ibu, apakah Anda sering merasakan kebelet pipis saat berhubungan untuk kehamilan? Pasti rasanya sangat tidak enak, ya? Selain mengganggu, bisa membuyarkan konsentrasi untuk melakukan penetrasi. Berhubungan terputus dan ketika ingin dilanjutkan kembali, belum tentu hasrat seksual masih terjaga seperti sebelumnya.

Kebelet pipis saat berhubungan bukanlah masalah yang langka

Jika Anda mengalaminya, tak perlu galau. Anda tidak sendiri, kok! Banyak sekali wanita yang sering mengeluhkan hal ini. Walaupun kandung kemih mereka terasa kosong, mereka serasa ingin buang air kecil selama berhubungan. Namun setelah dilihat, tidak ada urin yang keluar sama sekali.

Apa penyebabnya?

Kebelet pipis saat berhubungan dapat terjadi karena adanya tekanan yang mendesak. Tekanan ini terasa sampai kandung kemih, terutama saat penis memasuki vagina. Kandung kemih yang tertekan pun akan bereaksi seperti dalam kondisi penuh air urin. Akibatnya, Anda merasakan sensasi kebelet pipis.

Dari penyebab ini, bisa disimpulkan bahwa kebelet pipis saat berhubungan tidak mengganggu kesehatan Anda. Gejala ini juga tidak akan mempengaruhi kesuburan atau menyebabkan infertilitas. Namun gejala ini jangan sampai jadi kebiasaan. Sebab seperti yang telah disebutkan sebelumnya, aktivitas berhubungan dengan suami bisa terputus di tengah jalan dan bisa merusak mood pasangan untuk hubungan yang selanjutnya.

Bagaimana kiat mengatasi tekanan pada kandung kemih ini?

Jika Anda ingin berhubungan seksual untuk rencana kehamilan selanjutnya, buanglah air kecil terlebih dahulu sebelum berhubungan. Kalau rasa ingin buang air muncul, tidak usah pedulikan. Fokuslah pada penetrasi Anda dan suami. Tidak akan ada yang terjadi. Perasaan itu akan segera hilang jika Anda tetap fokus.

Bagaimana dengan rasa gatalnya?

Kalau merasa gatal, berkonsultasilah dengan dokter kepercayaan Anda. Penyebab gatal sendiri bervariasi. Menilik dari kasus Anda, dokter mampu merekomendasikan solusi terbaiknya. Yang paling penting, jangan pernah melupakan kebersihan dan kesehatan organ intim. Dengan demikian, hubungan seksual Anda dan suami pun bersih dan sehat juga. Memiliki momongan pun bisa dicapai.

Tetap semangat merencanakan kehamilan, ya Calon Ibu!