Setelah Operasi Mioma, Apakah Mioma Tidak Akan Tumbuh Lagi?

Pasca operasi mioma tidak akan tumbuh lagi? - via mnn.com

Pasca operasi mioma tidak akan tumbuh lagi? – via mnn.com

Beberapa bulan yang lalu, saya menjalani operasi pengangkatan mioma. Operasi mioma berjalan lancar. Saya pun disuntik oleh dokter agar tidak menstruasi dulu selama beberapa bulan. Penyuntikan ini dilakukan kira-kira selama empat bulan berturut-turut dan rutin. Dokter mengatakan kalau suntikan ini berfungsi agar mioma tidak tumbuh lagi. Benarkah suntikan ini efektif dan bisa menghentikan pertumbuhan mioma?

Dear Calon Ibu, memang tak dipungkiri kalau mioma pada organ reproduksi dapat mempengaruhi kesuburan. Pada ibu hamil, bisa terjadi kelainan letak janin. Pada wanita yang tidak hamil, mioma dapat menimbulkan kelainan haid seperti ssiklus tak teratur atau jumlah haid yang terlalu banyak. Tapi benarkah setelah operasi mioma dilakukan, mioma tidak akan tumbuh lagi?

Mioma

Pada dasarnya, pertumbuhan mioma sering ditemui secara multipel (tumbuh lebih dari satu). Dengan dasar itulah, mioma pada wanita usia reproduktif bisa tumbuh lagi. Ini karena pengangkatan mioma tidak mungkin 100%. Pengangkatan mioma secara 100% bisa saja terjadi lewat histerektomi (pengangkatan rahim). Sayangnya, Anda yang masih ingin memiliki momongan tidak bisa melakukannya.

Suntik hormon

Setelah pengangkatan mioma, memang dokter sering memberikan suntikan hormon. Beberapa merek dagang yang dikenal sebagai suntikan ini adalah Tapros dan Lupron Depot. Keduanya mengandung leuprolide acetate dan tergolong dalam kelas gonadotropin-releasing hormone (GnRH) agonists. Dengan obat ini, produksi hormon tertentu bisa diturunkan kadarnya.

Mioma bisa tumbuh lagi setelah operasi mioma?

Dalam kasus mioma, tujuan utama pemberian suntikan ini adalah menurunkan produksi hormon estrogen oleh tubuh. Jika produksi estrogen sudah menurun, sel-sel mioma akan mengecil dan tidak tumbuh lagi. Namun, mioma juga bisa kambuh lagi jika terjadi faktor-faktor pemicu (faktor hormon, gaya hidup yang buruk, dan stres) yang diiringi perubahan produksi hormon.

Dosis suntik hormon

Selalu patuhi aturan penyuntikan hormon berdasarkan anjuran dokter. Penyuntikan yang tidak sesuai dosis, malah akan membuat perawatan mioma Anda setengah-setengah. Penyuntikan yang dosisnya berlebihan, malah membuat Anda tak kunjung haid juga. Untuk Tapros, misalnya. Ia bisa disuntikkan sebulan sekali, selama enam bulan berturut-turut. Untuk mengantisipasi agar jarak kekambuhannya lebih panjang, dokter mungkin menganjurkan Anda penyuntikan selama enam bulan tanpa henti.

Jika Anda baru saja menjalani operasi mioma dan ingin hamil, sampaikan saja dan ikuti saran dokter. Pastinya, Anda harus menyelesaikan terlebih dahulu siklus penyuntikan hormon. Jika dokter menilai kondisi organ reproduksi (khususnya daerah yang pernah ditumbuhi mioma) sudah aman, haid teratur akan Anda dapatkan. Rencana kehamilan pun bisa segera dilaksanakan. Selamat berjuang!