Prioritas Perawatan Kesuburan yang Tepat untuk Pasangan Infertil

Prioritas perawatan kesuburan bisa dimulai dari obat kesuburan - via pinimg.com

Prioritas perawatan kesuburan bisa dimulai dari obat kesuburan – via pinimg.com

Saya dan suami punya masalah kesuburan. Apa saja pilihan perawatan kesuburan yang bisa diambil? Bagaimana prioritas perawatan kesuburan tersebut?

Ketika Anda dan pasangan mengalami kasus infertilitas dan mendapati pertanyaan di atas, apa reaksi Anda? Secara refleks, mungkin Anda akan segera memilih prioritas perawatan kesuburan yang paling canggih dan mahal. Misalnya, program bayi tabung (In Vitro Fertilisation). Anda tergoda memilih perawatan ini karena banyaknya pasangan yang cepat hamil berkat bayi tabung. Sebagian di antaranya bahkan memperoleh bayi kembar.

Sebenarnya, Anda dan suami tidak usah tergesa-gesa memilih perawatan kesuburan. Kalau Anda dan suami ingin mencari info lebih banyak, perawatan atau terapi kesuburan yang tidak terlalu mahal (misalnya obat kesuburan atau pembedahan), juga sangat efektif. Bahkan ada sekitar 90% pasangan yang dirawat dengan obat kesuburan atau pembedahan saja.

Anda dan suami punya sejumlah pilihan, jadi bekerjasamalah dengan dokter untuk membuat rencana perawatan kesuburan. Tak ada salahnya mengambil prioritas perawatan kesuburan non invasif (tidak melukai atau tidak dilakukan pembedahan) atau perawatan yang paling minim invasifnya. Berikut ini adalah prioritas pilihan yang bisa Anda ambil, mulai dari yang paling non invasif sampai paling invasif.

1. Obat Kesuburan

Jika hormon Anda tidak seimbang atau persediaannya hanya sedikit, obat yang tersedia untuk pria dan wanita ini, dapat mengembalikan kerja hormon supaya normal seperti sedia kala. Obat ini juga sangat membantu untuk pasangan suami istri yang masalah kesuburannya tidak dapat diketahui. Penggunaannya bisa sendirian saja atau berbarengan dengan perawatan kesuburan lain, seperti inseminasi intrauterin.

2. Inseminasi Intrauterin

Bagi pria infertil, terkadang sperma suami memerlukan bantuan khusus dalam mencapai sel telur. Dengan menempatkan sampel sperma yang terkonsentrasi langsung ke uterus, peluang kehamilan Anda bisa bertambah. Penempatan sampel sperma ini disebut dengan inseminasi intrauterin (IUI). IUI bisa dilakukan dengan atau tanpa obat kesuburan.

3. Pembedahan

Perawatan kesuburan dengan pembedahan cocok dilakukan untuk wanita dengan tuba falopi yang tersumbat, mengidap endometriosis, fibroid, problem anatomi pada organ reproduksi, atau kista ovarium. Jenis pembedahan yang dilakukan adalah pembedahan minor yang dilakukan dengan selang tipis. Selang tipis ini disebut dengan laparoskop. Dengan ini, masalah kesuburan akan terdiagnosa. Bahkan, sanggup memberi titik terang pada cara Anda merencanakan kehamilan.

Pembedahan ini juga bisa melibatkan area yang lebih luas. Jika memang area yang lebih luas akan dirawat, kemungkinan akan ada sayatan yang luas pula di perut Anda. Namun, tidak banyak kasus masalah kesuburan yang perlu pembedahan luas terjadi.

4. Assisted Reproductive Technology (ART)

Jika masalah kesuburan Anda atau suami adalah rendahnya jumlah sperma, tersumbatnya tuba falopi, dan ada faktor lain yang mencegah sel telur dan sperma menyatu, teknologi reproduksi bantuan adalah pilihan terakhir yang tepat. Jenis perawatan kesuburan ini juga sangat cocok untuk pasangan yang telah mencoba semua perawatan kesuburan, tapi gagal.

Dokter akan memberi saran perawatan yang teknologinya tinggi. Teknologi ini tentunya bermaksud untuk menangani sel telur atau embrio dan sperma di luar tubuh suami istri. Baik sel telur dan sperma dipertemukan di laboratorium untuk proses pembuahan. Teknologi tersebut adalah program bayi tabung (In Vitro Fertilisation).

Program bayi tabung adalah teknik reproduksi bantuan yang digunakan hampir setiap orang dalam atasi infertilitas. Sejumlah prosedur bayi tabung menggunakan teknik pembuahan spesial yang disebut ICSI (intracytoplasmic sperm injection). Pada kasus yang sangat jarang, gamete intrafallopian transfer (GIFT) atau zygote intrafallopian transfer (ZIFT) juga bisa membantu Anda hamil.

Kadang-kadang, usia atau fungsi ovarium mengharuskan seorang wanita menggunakan donor sel telur. Bahkan, pembawa (pengganti) kehamilan mungkin disarankan jika hamil akan membahayakan kesehatan. Namun, kedua perawatan tersebut baru bisa dipakai oleh wanita infertil di negara tertentu seperti Amerika Serikat. Ini mengingat prosedurnya yang bertentangan dengan agama dan etika.

Jika Anda dan suami memiliki masalah kesuburan, bergegaslah memeriksakan diri ke dokter kesuburan yang terpercaya. Ingat! Anda harus memprioritaskan perawatan kesuburan dari yang paling minim invasifnya. Selamat berjuang dan semoga berhasil mendapatkan momongan, ya!